Market Cap Amman Mineral (AMMN) Lagi-Lagi Salip BRI (BBRI)!
Salip Market Cap BBRI, Amman Mineral (AMMN) Kini Peringkat Tiga di BEI
JAKARTA, investortrust.id – Kapitalisasi pasar (market cap) saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) kembali berkibar hingga berhasil menyalip PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Keberhasilan tersebut didukung penguatan saham AMMN, di kala saham BBRI lanjutkan koreksi pada penutupan perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/5/2024).
Berdasarkan data perdagangan saham sesi I BEI, saham emiten yang dikendalikan Agoes Projo Salim Grup, dan Medco Grup ini ditutup melesat Rp 375 (3,95%) menjadi Rp 9.875 pada penutupan sesi I. Sebaliknya saham BBRI melemah Rp 20 (0,43%) menjadi Rp 4.660.
Baca Juga
Amman Mineral (AMMN) Habiskan Dana Eksplorasi Rp 101,26 Miliar di Kuartal I-2024
Berkat kenaikan tersebut market cap AMMN bertambah menjadi Rp 716,11 triliun atau berada di peringkat tiga setelah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Sebaliknya BBRI melorot ke peringkat empat dengan kapitalisasi pasar menjadi Rp 706,45 triliun.
Dengan demikian, kenaikan harga saham AMMN telah mencapai 482% dari harga IPO saham Rp 1.695 menjadi Rp 9.875 dalam kurun waktu 7 Juli 2023 hingga sesi I 13 Mei 2024. Saham AMMN satu dari beberapa saham yang listing perdana tahun 2023 dengan pola penguatan yang konsisten.
Meski konsisten cetak kenaikan harga saham, perfomra keuangan Amman Mineral (AMMN) terpantau turun sepanjang kuartal I-2024. Laba bersih melemah sebanyak 27% menjadi US$ 131 juta pada kuartal I-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 179 juta.
Baca Juga
Sebaliknya pendapatan naik tipis dari US$ 597 juta menjadi US$ 602 juta pada kuartal I-2024. Sebaliknya EBITDA terkoreksi 7% dari US$349 juta menjadi US$ 326 juta.
Kinerja keuangan tersebut didukung peningkatan penjualan konsentrat sebanyak 9% menjadi 150,368 metrik ton kering. Penjualan tembaga juga meningkat 5% menjadi 80 juta pon, penjualan emas meningkat 15% menjadi 137.539 ons, penjualan material yang ditambah naik menjadi 69 juta ton, dan bijih yang diproses meningkat 9% menjadi 10 juta ton.
Grafik Saham AMMN dan BBRI Ytd

