IHSG Dibuka Melemah, Tapi Sejumlah Saham Ini Tetap Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/5/2024), dibuka melemah dengan penurunan 20 poin (0,33%) menjadi 7.067 hingga pukul 09.03 WIB.
Penurunan indeks dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham consumer non primer, sektor consumer primer, sektor energi, sektor keuangan, dan sektor kesehatan. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor infrastruktur, properti, transportasi.
Baca Juga
Potensi Pasar IT Tumbuh, Prospek Saham Metrodata (MTDL) kian Menjanjikan
Meski IHSG dibuka terjerembab, beberapa saham cetak lompatan harga, seperti saham PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) naik Rp 33 (24,09%) menjadi Rp 170, PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) naik Rp 14 (15,91%) menjadi Rp 102, dan PT Nusantara Pelabuhan Handa Tbk (PORT) naik Rp 65 (9,85%) menjadi Rp 725.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU), PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS).
Adapun indeks penutupan hari terakhir pekan lalu ditutup melemah 38,06 poin (0,53%) menjadi 7.085,55. Penurunan indeks berbanding terbalik dengan sejumlah bursa global yang mencatatkan kenaikan sepanjang pekan lalu, seperti Dow Jones naik 0,32% pada hari terakhir.
Baca Juga
Alfa Energi (FIRE) Berbalik Untung Rp 15,80 Miliar, Ternyata Harga Sahamnya Baru Segini
Pekan lalu, pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,99 triliun dalam tiga hari transaksi sepekan ini. Aksi ini menjadikan total pembelain bersih saham oleh investor asing di BEI year to date (ytd) turun menjadi Rp 1,49 triliun.
Berdasarkan data BEI, penyumbang terbesar net sell saham pekan ini adalah saham PT Bank Rakyat Indonesia tbk (BBRI) Rp 1,58 triliun, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 618,39 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 293,36 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 209,50 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 177,92 miliar.

