IHSG Dibuka Anjlok, Tapi Sejumlah Saham Ini Tetap Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/9/2024), dibuka anjlok sebanyak 55 poin (0,73%) menjadi 7.565. Pelemahan indeks sejalan dengan kejatuhan hampir seluruh indeks bursa saham Asia.
Penurunan paling dalam dicatatkan sektor saham energi, sektor material dasar, sektor industri, sektor transportasi, sektor properti. Sebaliknya saham sektor kesehatan dan sektor keuangan naik tipis.
Baca Juga
Meski indeks turun, sejumalh saham melesat, seperti saham PT Perma Plasindo Tbk (BINO) melesat 23,90% menjadi Rp 197, PT Inter Delta Tbk (INTD) melesat 26,78% menjadi Rp 230, dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) melesat auto reject atas (ARA) sebanyak 19,68% menjadi Rp 7.450.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI), dan PT Aman Agrindo Tbk (GULA).
Baca Juga
Saham Morenzo (ENZO) Terlalu Murah Dibandingkan Lompatan Labanya
IHSG kemarin terjerembab sebanyak 78,01 poin (1,01%) menjadi 7.616,52. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 116,83 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 330,43 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 71,35 miliar, dan PT Perma Plasindo Tbk (BINO) Rp 56,39 miliar.
Pelemahan IHSG dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 3,04%, sektor konsumer primer 1,49%, sektor infrastruktur 1,39%, sektor properti 0,85%, sektor keuangan 0,32%, sektor material dasar 0,49%, dan sektor energi 0,53%. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor kesehatan 0,36%.

