Alfa Energi (FIRE) Berbalik Untung Rp 15,80 Miliar, Ternyata Harga Sahamnya Baru Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) berbalik membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 15,80 miliar pada kuartal I-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi Rp 10,78 miliar.
Manajemen FIRE dalam rilis laporan kinerja keuangan disebutkan bahwa lompatan laba bersih tersebut didukung atas lompatan penjualan perseroan dari Rp 58,42 miliar menjadi Rp 162,17 miliar. Lompatan tersebut membuat perseroan meraup laba bruto Rp 46,59 miliar, dibandingkan periode sama tahun allu dengan rugi bruto Rp 4,02 miliar.
Baca Juga
Indonesia Ingin Sukses Hilirisasi Batu Bara? Bumi Resources (BUMI) Ungkap Contoh Ini
Alfa Energi juga berhasil membalikkan rugi usaha Rp 13,09 miliar pada kuartal I-2023 menjadi laba usaha Rp 20,15 miliar hingga Maret 2024. Hal ini menjadikan perseroan berhasil membalikkan rugi bersih Rp 10,78 miliar menjadi laba periode berjalan Rp 15,80 miliar.
Raihan laba bersih tersebut menjadikan laba per saham perseron Rp 10,74 miliar sampai Maret 2024, dibandingkan dengan harga penutupan saham FIRE terakhir level Rp 88 per saham.
Baca Juga
Diwarnai Kontroversi, G7 Sepakat Tutup PLTU Batu Bara pada 2035
Sepanjang 2023, perseroan membukukan rugi yang diatribuskan kepada pemilik entitas induk Rp 94,36 miliar dan penjualan anjlok menjadi Rp 250,18 miliar.
Alfa Energi merupakan perusahaan perdagangan batu bara. Perseroan melalui anak usahanya juga memiliki izin usaha pertambangan batu bara seluas 2.089 hektare di Kaltim dan seluas 6.000 ha di daerah lainnya Kaltim. FIRE melalui anak usanya juga berniat mengembangkan pembangkit listrik batu bara.
Grafik Saham FIRE

