Presdir Smartfren (FREN) Merza Beri Jawaban Rencana Merger dengan XL Axiata
JAKARTA, investortrust.id – PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) angkat bicara terkait dengan rencana penggabungan usaha atau merger dengan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys berharap merger tersebut segera terealisasi. Namun, dia belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait perkembangan transaksi tersebut.
Baca Juga
Benarkah Frenkie de Jong Bakal Dijual? Begini Tanggapan Xavi Hernandez
“Kita berharap agar [merger] ini akan benar-benar terjadi. Dengan demikian, kita melihat di industri akan kelihatan baik. Harapan kita, shareholder bisa mengambil arah yang diharapkan. Restunya dari mereka,” katanya ketika ditemui di Balai Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT)/Indonesia Digital Test House (IDTH), Depok, Jawa Barat, Selasa (7/5/2024).
Presdir FREN Merza Fachys
Lebih lanjut, Merza mengungkapkan, rencana merger Smartfren dan XL Axiata mendapatkan dukungan dari regulator atau Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Dengan adanya merger tersebut, industri telekomunikasi nasional bisa menjadi lebih sehat.
“Bahwa pemerintah ingin mendorong merger agar terjadi penyehatan [industri telekomunikasi],” tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini mengaku merger dengan Smartfren ikut dibahas dalam pertemuan singkat dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi di kantor Kemenkominfo, Jakarta Pusat pada Jumat (7/5/2024). Walaupun demikian, pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut.
Baca Juga
Sudah Gunakan Belanja Modal 50%, XL Axiata (EXCL) Fokus Peningkatan Jaringan
"Pak Vivek [Komisaris XL Axiata Vivek Sood] menyampaikan bahwa konsolidasi akan baik untuk industri [telekomunikasi], tetapi masih dalam tahap wacana dan belum ada yang bisa disampaikan. Sekaligus [pertemuan kali ini] meminta izin ke Pak Menkominfo apabila konsolidasi nanti akan tercapai beliau memberikan support," ujarnya ketika ditemui di XL Axiata Tower, Jumat (7/5/2024).
Terkait dengan rencana merger Smartfren dan XL Axiata, sempat beredar rumor yang menyebut Sinar Mas melalui Smartfren akan mengambil alih 66,25% saham EXCL yang dipegang oleh Axiata Group Bhd. Dengan demikian, jika terealisasi maka Sinar Mas akan menjadi pengendali menggantikan operator seluler asal Malaysia itu.
Pergerakan Saham EXCL dan FREN Ytd

