Resmi Listing, Saham Remala Abadi (DATA) Tancap Gas Bentur ARA
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan jasa layanan internet dan teknologi informasi, PT Remala Abadi Tbk (DATA) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia, Selasa (7/5/2024).
Sesaat setelah pencatatan saham perdana (listing) pukul 09.01 WIB, saham DATA langsung tancap gas membetur Auto Rejection Atas (ARA), menguat 34,04% ke level 254 per saham. Jumlah saham yang ditransaksikan mencapai 437,26 juta lembar saham dengan frekuensi sebanyak 3.639 kali transaksi dan nilai transaksi Rp 12,68 miliar.
Adapun jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 1,37 miliar lembar, terdiri dari sebanyak 1,1 miliar saham merupakan saham pendiri, sedangkan saham baru yang diterbitkan dalam rangka initial public offering (IPO) atau penawaran umum perdana sebanyak 275 juta saham.
Sebagai catatan, harga perdana saham dengan ticker DATA tersebut sebesar Rp 188 per saham. Sebelum listing, Perseroan telah menggelar initial public offering pada, 29 April 2024 hingga 3 Mei 2024.
Baca Juga
Cum Date 14 Mei, Triputra Agro (TAPG) Tebar Dividen Tunai Rp 1,8 Triliun
Adapun jumlah saham yang diterbitkan dan ditawarkan dalam rangka IPO tersebut sebanyak 275 juta saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah saham baru, yang dikeluarkan dari portepel, dengan nilai nominal Rp 50 setiap saham.
Saham baru tersebut mewakili sebanyak-banyaknya 20% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah IPO.
Berdasarkan prospektus IPO, dengan penetapan harga perdana saham Rp 188, Perseroan berhasil meraup dana hasil IPO sebesar Rp 51,70 miliar.
Untuk membantu pelaksanaan IPO, Perseroan menujuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin emisi efek. Penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek menyatakan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan.
Baca Juga
IHSG masih Bearish, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan ABMM dan ADRO
Direktur Utama PT Remala Abadi Tbk, Richard Kartawijaya, mengatakan, langkah IPO merupakan pencapaian yang sangat luar biasa dalam perjalanan perseroan. “Bahkan IPO DATA ini melebihi ekspektasi yang telah kami rencanakan sebelumnya,” kata Richard di Jakarta, Selasa (7/5/2024),
Lebih lanjut kata dia, saham yang ditawarkan sejak 29 April 2024, sangat diminati oleh investor pasar modal.
“Tingginya minat investor terhadap saham DATA menunjukkan bahwa investor merespon positif prospek usaha Perseroan yang saat ini masih sangat baik dengan tren kinerja yang terus mengalami peningkatan. Tren positif kinerja Perseroan ini tak lepas dari masih rendahnya penetrasi internet fixed broadband di Indonesia,”ucap Richard.
Adapun dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan dialokasikan sebesar Rp 19,97 miliar untuk mengambilalih saham PT Fiber Media Indonesia (FMI) sebanyak 850 lembar saham atau setara dengan 85% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh FMI.
Kemudian, sebesar Rp 26,88 miliar akan digunakan untuk pembelian aset termasuk dua aset tetap tanah dan bangunan di Cibinong, Bogor, serta sisanya akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja seperti biaya pemasaran dan promosi.

