Listing Dihadiri Menko Airlangga, Saham Gunanusa Eramandiri (GUNA) Bentur ARA
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan pengolah sekaligus distributor makanan dan minuman hasil pertanian, PT Gunanusa Eramandiri Tbk resmi mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/7/2024).
Pencatatan saham emiten dengan kode saham GUNA tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang turut menyampaikan sambutan.
Jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 2,5 juta lembar, terdiri dari saham pendiri sebanyak 2 juta unit, dan saham yang diterbitkan dalam rangka penawaran umum perdana saham atau inital public offering (IPO) sebanyak 500 ribu unit.
Sebelum listing, Perseroan menawarkan 500 juta lembar saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Jumlah saham tersebut mewakili sebanyak 20% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan pasca IPO.
Baca Juga
Simak Rekomendasi Saham Hari Ini PGAS, ESSA, SMGR, PANI, dan UNVR
Dengan harga pelaksanaan IPO Rp 150 setiap saham, Perseroan berhasil meraup dana segar hasil IPO sebesar Rp 75 miliar.
Untuk membantu IPO ini, Perseroan menunjuk PT Panin Sekuritas Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi. Pihak penjamin pelaksana dan penjamin emisi menyatakan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap sisa saham yang tidak terserap dalam IPO.
Dipantau sesaat setelah listing, pukul 09.00 WIB, saham GUNA langsung melesat membentur auto rejection atas (ARA), menguat 34,67% ke level Rp 202 per saham. Frekuensi transaksi tercatat mencapai 1.532 kali dengan jumlah volume saham sebanyak 153.253 senilai Rp 3,1 miliar.
Direktur Utama GUNA, Ivan Tkoro Saputra menyebut, IPO ini menjadi momen penting bagi Perseroan yang telah bertransformasi dari bisnis kecil keluarga menjadi perusahaan publik.
Kini, lanjut Ivan, Perseroan memiliki akses keuangan dan jejaring bisnis yang terbuka lebar, sehingga perusahaan dapat mengoptimalkan peluang pasar yang bertumbuh cepat khususnya untuk melengkapi kebutuhan pelaku usaha dan masyarakat agar lebih efektif dan efisien.
Baca Juga
''Terkait rencana penggunaan dan hasil IPO, seluruh dana yang diperoleh, setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja (operational expenditure) Perseroan, seperti untuk pembiayaan kebutuhan operasional Perseroan, diantaranya untuk pembelian bahan baku kacang almond dan kacang tanah,'' urai Ivan, Selasa (9/7/2024).
Disebutkan, bahan baku kacang almond dan kacang tanah merupakan bahan baku utama dari produk Perseroan. Sementara panen raya kacang almond hanya terjadi 1 tahun sekali, yaitu pada bulan Agustus sampai Oktober, sehingga pada saat itu harga almond mencapai harga terendah, demikian pula untuk panen raya kacang tanah hanya terjadi sebanyak 2 kali dalam setahun di mana panen raya pertama terjadi pada bulan Februari dan dan panen raya kedua terjadi pada bulan September dan Oktober.
‘’Oleh sebab itu, Perseroan melakukan pembelian bahan baku tersebut sebanyak-banyaknya untuk persedian dengan harga yang murah. Berdasarkan pertimbangan diatas, kebutuhan Perseroan untuk membeli bahan baku sangat penting guna untuk memenuhi permintaan pelanggan,’’ ulasnya.
Sebagai catatan, sebelum IPO, struktur pemegang saham Gunanusa Eramandiri terdiri dari Tjokro Gunawan selaku komisaris utama sebesar 30%, Ivan Cokro Saputra selaku direktur utama sebanyak 30%, Cecilia Lanny Budiman 20% dan Bernice Cokrosaputro selaku direktur memegang 20% saham.

