Perburuan Saham Bank Diprediksi Berlanjut, IHSG Berpeluang Gapai Level 7.150
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpeluang rebound sepekan ke depan, periode 6 Mei – 8 Mei 2024.
Sebagai catatan, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hanya akan berlangsung 3 hari bursa pada pekan kedua Mei, karena adanya libur Kenaikan Yesus Kristus serta cuti bersama.
Tim Riset PT Phintraco Sekuritas menyabut, IHSG berpeluang rebound untuk menguji target resistance pada 7.150.
Baca Juga
Laba Emiten Low Tuck Kwong (MYOH) Tumbuh 31% Jadi Rp 281 Miliar Tahun 2023
Penguatan IHSG diperkirakan akan didorong oleh perburuan lanjutan sejumlah saham bank blue chip, mengingat nilai tukar rupiah kembali menguat di Jumat Sore (3/5).
Rupiah tercatat menguat sebesar 0,62% ke Rp 16.080/USD di Jumat sore (3/5) dan berpeluang melanjutkan penguatan di awal pekan ini.
“Dengan demikian, potensi bargain hunting pada saham bank big caps seperti BBCA, BBNI, BBRI dan BMRI dapat mulai dicermati,” ulas Tim Riset PT Phintraco Sekuritas dalam riset mingguan dikutip, Minggu (5/5).
Disamping saham bank, Phintraco juga melihat peluang pada saham TLKM, CTRA, SRTG, JPFA, TKIM, BUMI, dan ASSA.
“Pasar domestik juga mengantisipasi rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2024 pada Senin, (6/5)” urainya.
Baca Juga
Habiskan Anggaran Rp 1,4 Triliun, PTPP Rampungkan Proyek Bendungan Tiu Suntuk Paket II
Selain sentiment domesti, potensi penguatan IHSG ditopang oleh data U.S. Non Farm Payrolls yang diperkirakan turun ke 243 ribu periode April 2024 dari sebanyak 303 ribu di Maret 2024, sejalan dengan kenaikan tingkat pengangguran sebesar 10 bps secara bulanan (mom) ke level 3,9% di April 2024.
“Pelemahan signifikan kondisi sektor tenaga kerja tersebut membuka harapan pemangkasan suku bunga acuan lebih awal. CME Fed Watch Tools mencatatkan kenaikan peluang pemangkasan suku bunga acuan menjadi 48,8% di FOMC pada September 2024,” urai Tim Riset PT Phintraco Sekuritas.

