IHSG Rebound 17 Poin, Dua Saham Ini Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/5/2024), akhirnya ditutup rebound sebanyak 17,3 poin (0,24%) menjadi 7.134,72. IHSG bergerak dalam rentang 7.094,62-7.165,10 dengan nilai transaksi Rp 9,68 triliun.
Kenaikan indeks tersebut didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor kesehatan sebanyak 1,71%, sektor teknologi 1,08%, consumer non primer 0,41%, sektor keuangan 0,12%, dan consumer primer 0,31%.
Baca Juga
Telkom Indonesia (TLKM) Putuskan Dividen Rp 17,68 Triliun atau Rp 178,5 per saham
Sebaliknya penurunan masih melanda saham material dasar 0,58%, sektor industry 0,24%, sektor energi 0,20%, sektor transportasi 0,29%, dan sektor infrastruktur 0,01%.
Pergerakan IHSG Hari Ini
Di tengah penguatan IHSG, dua saham berhasil cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) menguat Rp 19 (33,33%) menjadi Rp 76 dan saham PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) naik Rp 109 (24,44%) menjadi Rp 555. Penguatan juga melanda saham PT Victoria Insurance Tbk (VINS) Rp 22 (16,92%) menjadi Rp 152, PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) menguat Rp 12 (12,90%) menjadi Rp 105, dan PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) naik Rp 9 (11,25%) menjadi Rp 89.
Penguatan juga melanda saham sejumlah sektor bank, seperti Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 300 (3,14%) menjadi Rp 9.850. Sebaliknya saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) lanjutkan koreksi. Adapun saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) ditutup stagnan.
Baca Juga
Seluruh Unit Bisnis Tumbuh, Bundamedik (BMHS) Raup Pendapatan dan Laba Segini
Sedangkan beberapa saham yang mencatatkan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA), PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI), PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP), PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), dan PT Sumber Global Energy Tbk (SGER).
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 116,78 poin (1,61%) menjadi 7.117,42. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,59 triliun. Net sell terbesar melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 1,24 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 946,70 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 202,90 miliar.
