Empat Saham Bank Besar Berguguran, IHSG Ditutup Anjlok 1,6%
JAKARTA, investotrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/5/2024), ditutup anjlok sebanyak 116,78 poin (1,61%) menjadi 7.117,42. Penurunan dipicu atas koreksi dalam saham sektor keuangan, khususnya empat bank besar.
IHSG bergerak dalam rentang 7.072,47-7.234,37 sepanjang hari ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 15,29 triliun.
Baca Juga
Triputra Agro (TAPG) Bagi Dividen Lebih Dari 108% Laba, Ini Penjelasan Manajemen
Penurunan indeks dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, yaitu sektor keuangan 2,78%, sektor material dasar turun 1,68%, sektor konsumer primer 1,75%, sektor energi 1,14%, dan sektor properti 1,51%.
Pelemahan indeks dipicu atas anjlokya sejumlah saham bank papan atas ini, seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah Rp 575 (8,33%) menjadi Rp 6.325, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp 420 (8%) menjadi Rp 4.830, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah Rp 180 (3,64%) menjadi Rp 4.760, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merosot Rp 250 (2,56%) menjadi Rp 9.550.
Baca Juga
EBITDA Disesuaikan Jadi Positif, Prospek Saham Bukalapak (BUKA) kian Menjanjikan
Sebaliknya penguatan paling gemilang melanda beberapa saham emiten Prajogo Pangestu hingga mencapai level tertinggi baru atas saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik Rp 550 (7,05%) menjadi Rp 9.875 dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebanyak Rp 250 (3,30%) menjadi Rp 7.825. Begitu juga dengan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) cetak level penutupan tertinggi baru dengan kenaikan Rp 75 menjadi Rp 9.775.
Pada perdagangan Selasa (30/4/2024), IHSG ditutup menguat sebanyak 78,42 poin (1,10%) menjadi 7.234,20. Pemodal asing juga mencatatkan aksi pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 728,29 miliar.
Pergerakan IHSG Hari Ini

