Bidik Kenaikan Laba 50%, Segar Kumala (BUAH) Bagikan Dividen Rp 23 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Distributor buah dan sayuran, PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH), menetapkan dividen tahun buku 2023 senilai Rp 23 miliar. Sedangkan target laba bersih tahun ini ditetapkan bertumbuh 50%.
Total dividen yang dibagikan setara dengan 59% dari raihan laba bersih tahun 2023 senilai Rp 38,8 miliar. Keputusan tersebut sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis 2 Mei 2024.
Direktur Keuangan BUAH Vianita Januarini mengatakan, pemegang saham memutuskan total dividen yang dibagikan sebesar Rp 23 miliar atau setara dengan Rp 23 per saham. Angka tersebut setara dengan 59% dari laba bersih tahun 2023.
Baca Juga
Tumbuh 28,64%, Segar Kumala (BUAH) Raih Pendapatan Rp 1,78 Triliun Tahun 2023
“Laba bersih sebesar Rp 38,8 miliar pada tahun 2023. Angka ini meningkat 45,7% dari raihan tahun 2022 sebesar Rp 26,61 miliar. Angka tersebut juga melebihi target yang telah ditetapkan manajemen, yaitu sebesar 30% atau Rp 33,5 miliar,” ujar Vianita dalam paparan publik BUAH, di Jakarta, Kamis (2/5/2024).
Pergerakan Saham BUAH Ytd
Sementara itu, Direktur Utama BUAH Renny Lauren mengatakan, manajemen sangat mengapresiasi kinerja seluruh lapisan karyawan yang telah mendukung peningkatan laba perusahaan selama 2023.
“Tahun lalu, kami menargetkan peningkatan sebesar 30% dan nyatanya kami berhasil melebihi target tersebut sebesar 15,7% menjadi 45,7%,” ujar Renny.
Baca Juga
Terkait tahun ini, perseroan menargetkan kenaikan pendapatan menjadi Rp 2 triliun atau bertumbuh sekitar 13,8% dari raihan tahun 2023. Selain itu, perseroan menargetkan laba bersih tahun 2024 melesat 50%, dibandingkan tahun 2023.
Pertumbuhan kinerja tersebut akan didorong dengan upaya BUAH secara agresif membuka cabang baru tahun 2023 di Kepulauan Bangka Belitung dan kota Palembang, serta peresmian gudang berpendingin baru di Jakarta. Penambahan tersebut menjadikan kapasitas gudang BUAH sebesar 2.000 ton atau menjadi 7.505 ton. (CR-5)

