Tok! Trisula International (TRIS) Bagikan Total Dividen Segini...
JAKARTA, investortrust.id – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Trisula International Tbk (TRIS) menyepakati pembagian total dividen senilai Rp 20,26 miliar dari kinerja keuangan 2023. Jumlah tersebut setara Rp 6,5 per saham, termasuk dividen interim yang telah dibagikan pada 1 Desember 2023.
“Konsistensi dalam membagikan dividen ini bisa dicapai berkat kinerja positif perusahaan sejalan dengan strategi integrasi bisnis yang diimplementasikan oleh Grup Trisula,” kata Direktur Utama Trisula International, Widjaya Djohan dalam paparan publik secara virtual, Senin (29/4/2024).
Baca Juga
Djohan menjelaskan, produsen kain dan garmen itu tahun lalu mencatatkan laba bersih Rp 68,2 miliar, naik 6% dibandingkan 2022 yang sebesar Rp 64, 5 miliar. Kenaikan laba berhasil dicapai berkat kerja sama antaranak usaha dipadukan dengan kepiawaian manajemen dan reputasi baik yang sudah dikenal pasar.
“Berdasarkan pengalaman kami, sinergi dengan anak perusahaan, distributor, dan pabrik garmen di pasar sangat berpengaruh terhadap kinerja kami yang positif,” tegas dia.
Selain itu, menurut Widjaya Djohan, Trisula International memanfaatkan momentum saat ini untuk memperkuat eksistensi brand JOBB dan Jack Nicklaus yang sudah mereka miliki.
Djohan juga mengungkapkan, Trisula Grup menargetkan untuk mempertahankan dan meningkatkan performa kinerja selama 2024 melalui strategi integrasi anak-anak usaha perseroan.
Baca Juga
Dorong Pertumbuhan Bisnis, Trisula (TRIS) Integrasi Rantai Pasok Anak Usaha
Trisula, kata dia, sudah merambah ranah digital melalui platform e-commerce, yaitu yukshopping.com yang memasarkan produk Trisula Grup. Manajemen ingin menjaga hubungan baik dengan subagen, toko ritel, serta penjahit untuk memastikan rantai nilai yang beroperasi dengan baik dan optimal.
“Strategi integrasi tersebut berhasil diimplementasikan karena Grup Trisula yang sudah lima dekade berkecimpung di industri tekstil dan garmen memiliki anak usaha bidang garmen, tekstil, dan ritel yang saling bersinergi untuk mengoptimalkan kinerja,” papar Djohan.

