PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Bagi Dividen Rp 171,29 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) sepakat membagikan dividen sebesar Rp 171,29 miliar. Keputusan tersebut sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Cikarang, Kamis (25/4/2024).
Presiden Direktur Dharma Polimetal Irianto Santoso mengatakan, pembagian dividen tersebut sebesar Rp 36,4 per lembar saham. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu sekitar Rp 20 per lembar saham.
“Jadi, ada kenaikan sebesar Rp 16 per lembar saham. Jadi, kira-kira hampir 80%,” ujar Irianto Santoso dalam Konferensi Pers RUPST DRMA secara virtual Kamis, (25/4/2024).
Pembagian dividen sebesar 28% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp 611,75 miliar.
Sebagai informasi, laba bersih DRMA meningkat 55,2% menjadi Rp 611,75 miliar sepanjang 2023, dibandingkan 2022 sebesar Rp 394,16 miliar. Pertumbuhan laba bersih DRMA ditopang dari pendapatan perseroan 41,88% menjadi Rp 5,54 triliun dibandingkan 2022 sebesar Rp 3,9 triliun.
Baca Juga
Perseroan optimistis seiring berkembangnya di kalangan industri otomotif nasional, DRMA menetapkan target pertumbuhan pendapatan sebesar 10% untuk tahun 2024.
“Kami memilih menetapkan target pertumbuhan yang tergolong konservatif, sebagai bagian dari penerapan prinsip kehati-hatian dalam setiap kebijakan Perseroan. Tentu saja, dalam membuat keputusan ini kami sudah memperhitungkan kondisi industri otomotif saat ini,” ujar Irianto Santoso.
Menurut Irianto Santoso, pertumbuhan pendapatan Perseroan akan didorong oleh kompetensi kami dalam mendapatkan model baru dan pangsa pasar baru, serta optimalisasi dari QCD (quality cost delivery).
Untuk mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik, Dharma Group telah menyiapkan produk battery pack dan BLDC (Brushless Direct Current) Motor. “Ke depan, produk-produk ini akan dipasok kepada salah satu merek sepeda motor di Indonesia, serta digunakan untuk sepeda motor konversi yang dihasilkan oleh Dharma Group,” pungkas Irianto Santoso.
Baca Juga
Multi-inovasi dan Efisiensi di Balik Harga Premium Saham DRMA

