CoF di Bawah Rata-rata 10 Tahun Terakhir, Potensi Cuan Saham BRI (BBRI) masih Jumbo
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil menujukkan pemulihan performa pada kuartal III-2023. Perseroan juga menunjukkan ketangguhan dalam penyaluran kredit mikro dan rasio dana murah (CASA) tetap stabil.
Hal ini mendorong NH Korindo Sekuritas Indonesia untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BBRI Rp 6.300. Target harga tersebut lebih tinggi dibandingkan consensus analis Rp 6.287. Sedangkan sesi I, saham BBRI ditutup melemah ke level Rp 4.860.
Baca Juga
Analis NH Korindo Sekuritas Leonardo Lijuwardi mengatakan, BRI mencatat pemulihan kuat pada kuartal III-2023 dan kondisi ini diharapkan berlanjut sampai akhir tahun. Hal ini menjadikan saham BBRI menarik untuk diakumulasi.
Tak hanya itu, dia mengatakan, keputusan manajemen untuk memfokuskan pertumbuhan penyaluran kredit produk Kupedes dan konsumer menjadi sentimen positif. Hal ini diharapkan dapat menekan biaya dana yang cenderung naik.
Penyaluran Kupedes bertumbuh 57,5% yoy dan sebanyak 10,2% QoQ. Produk kredit mikro BRI KUR pertumbuhannya mulai relatif stagnan dan. Saat ini, kredit Kupedes berkontribusi sebanyak 42% terhadap total kredit mikor perseroan sampai September 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu 29,6%. Sementara KUR relatif mendatang hingga cenderung turun di periode ini, yaitu 44,38% sampai September 2023, dibandingkan semester I-2023 sekitar 46,8%.
Terkait dampak kenaikan suku bunga, dia mengatakan, BRI masih berhasil mencetak pertumbuhan DPK kuat mencapai 13,2% hingga September 2023, meski demikian rasio CASA turun tipis jadi 63,64%. Hal ini membuat biaya dana naik tinggi mencapai 88 bps menjadi 2,84%.
“Walaupun biaya dana naik sampai September 2023 menjadi 2,84%, level tersebut masih berada di bawah rata-rata dalam 10 tahun terakhir kisaran 3,41%. Belum lagi level rasio CASA perseroan terjaga di kisaran lbeih 60%,” terangnya.
Baca Juga
BBRI, MEDC, MAPI, BSSR, dan ABMM, Raih Penghargaan: The Best 5 Investortrust Companies 2023
Dengan berbagai faktor tersebut NH Korindo optimistis terhadap penguatan lebih lanjut harga saham BBRI dengan target harga RP 6.300. Target tersebut mencerminkan P/BV sekitar 3 kali tahun ini.
NH Korindo memperkirakan kenaikan laba bersih perseoran menjadi Rp 56,66 triliun tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 51,17 triliun. Pendapatan bunga juga diperkirakan naik dari Rp 151,87 triliun menjadi Rp 171,76 triliun.

