Ramalan IHSG dan 6 Saham Potensi Cuan Besar di Pekan Terakhir September
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham diramal bakal bergerak di zona hijau pada perdagangan pekan terakhir September 2023.
Sepekan ini, aktivitas pasar saham hanya berlangsung 4 hari, yaitu 25,26,27 dan 29 September 2023 sedangkan 28 September terdapat hari libur nasional.
Kapala Riset PT Resawa Gian Investa Kiswoyo Adi Joe memprediksi, IHSG akan kuat bertahan di atas level 7.000 sepekan ke depan.
Baca Juga
Harga Emas Batangan Antam Hari Ini Stagnan Rp 1,079 Juta per Gram
"Target support IHSG level 7.000, sedangkan resistance level 7.200," papar Kiswoyo kepada Investortrust, Minggu (24/9/2023).
Dikatakan pelaku pasar akan memanfaatkan momen akhir kuartal III untuk melakukan aksi window dressing.
“Pekan ini merupakan akhir buku kuartal III, pelaku pasar optimistis kinerja emiten akan bertumbuh,” papar Kiswoyo.
Untuk itu Kiswoyo merekomendasikan saham-saham blue chip yang terbilang masih berada di bawah harga wajar, seperti saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Astra International Tbk (ASII).
Kemudian saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Sementara itu, di tempat terpisah, Tim Riset IIE meramal, secara teknikal IHSG membuka peluang rally menuju target symmetrical triangle di 7.130.
Investment Consultant IIE Rita Efendy, mengakui ada potensi koreksi, namun bila IHSG bisa bertahan di atas support 6.950, maka peluang penguatan kembali di atas level 7.000 akan terbuka lebar.
Sebaliknya bila titik 6.950 tidak bisa dijaga, maka IHSG dinggap terkonfirmasi membentuk bearish divergence.
Pada skenario bearish, koreksi lanjutan IHSG akan menguji last low di 6.900, yang jika terlewati akan membuka peluang membentuk double top menuju 6.760,” kata Rita dalam riset mingguan yang dikutip Minggu (24/9/2023).
Adapun saham-saham pilihan yang perlu mendapat perhatian pemodal pekan ini yaitu:
Baca Juga
Usai Dividen Interim Emiten Ini Lanjut Bagi Dividen Saham Rp 590 Miliar
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
Break resistance downtrend line di Rp 570. Kenaikan lanjutan akan menguji resistance di Rp 590 yang jika terlewati akan membuka peluang rally menuju Rp 650.
PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA)
Koreksi dan akan tes di level 730, jika bertahan disekitar level tersebut, ESSA berpotensi kembali rally menuju PRZ bat pattern di Rp 1.060.
PT Timegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
Break resistance di level Rp 1.080. Tetap bertahan disekitar level tersebut, NCKL akan kembali rally menuju target di Rp 1.345 atau Rp 1.560.
PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU)
Saham ini rally dalam beberapa hari dan akan tes last high di 208. Jika break level tersebut, MUTU berpotensi kembali rally menuju 270, sebab Indikator PSAR sudah mengonfirmasi sinyal beli.
PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)
Rebound dari support 356. Kenaikan lanjutan akan menguji last high di 406, yang jika terlewati akan membuka peluang rally menuju 460. Indikator MACD berpotensi membentuk golden cross.
PT Pertamina Geothermal Tbk (PGEO)
Break last high di Rp 1,455. Struktur uptrend masih valid. Kenaikan lanjutan akan menuju Rp 1.835. Secara teknikal saat ini PGEO sudah berada di atas kumo, tenkansen dan kijunsen level.

