Net Buy Rp 1,51 Triliun, Investor Asing Borong Saham Bank BUMN Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,51 triliun, seiring dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/1/2024), sebanyak 15,72 poin (0,22%) menjadi 7.207,94.
Net buy terbanyak melanda limas saham berikut yang didominasi saham bank, yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 504,95 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 335,49 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 191,61 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 144,45 miliar, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 114,15 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 46,69 miliar, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 39,25 miliar, PT Pertamina Geothermal Tbk (PGEO) Rp 33,11 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 27,82 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 21,81 miliar.
Terkait penguatan IHSG hari ini ditopang penguatan saham sektor finansial yang tampil sebagai penopang penguatan terbesar IHSG dengan kenaikan 1,11%, sektor teknologi naik 0,59%.
Lebih lanjut sektor infrastruktur menguat 0,53%, transportasi & logistik menguat 0,12% dan sektor properti & real estate naik 0,09%, sektor energi naik 0,40%, sektor industrials menguat 0,04% lalu consumer non-cyclicals naik 0,75%. Sementara sektor saham yang melemah tampak pada consumer cyclicals -0,20% dan healthcare melemah -0,12%.
Baca Juga
Saatnya Memanen Hasil Investasi Besar-besaran, Saham Jasa Marga (JSMR) Kian Menarik
Adapun saham-saham yang menjadi penopang penguatan IHSG yaitu BBRI yang naik 1,33% ke level Rp 5.700, saham BRIS menguat 6,88% ke level 2.330, saham ICBP menguat 4,90% ke level Rp 11.775. Ketiga saham tersebut masuk dalam top gainer hari ini.
Penguatan terbesar terlihat pada saham PT Mayapada Hospital Tbk (SRAJ) sebesar 20% ke level Rp 600, kemudian saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik sebesar 11,11% ke level Rp 900 per saham.

