Gara-gara Ini, Saham META, ACST, dan ADHI Melesat hingga Cetak Rekor
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) dan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) ditutup melesat hingga level tertingi baru dalam dua tahun terakhir. Sedangkan saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menanjak mencapai level tertinggi baru hampir dalam satu tahun terakhir.
Lompatan harga saham emiten Salim Grup, Astra Grup, dan BUMN tersebut terjadi setelah ketiganya membentuk pembentukan perusahaan patungan PT Jakarta Metro Ekspressway (JKTMetro) ini pada 11 September 2023.
Baca Juga
IHSG Tutup Pekan Ini dengan Rebound, Tiga Saham Ini Auto Reject Atas
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/9/2023), saham META ditutp melesat Rp 53 (32,12%) menjadi Rp 218, dengan demikian harga saham ini telah melesat dari level Rp 114 pada 11 September 2023 menjadi Rp 218 pada penutupan perdagangan hari ini atau telah melambung 91,22%.
Begitu juga dengan saham ACST hari ini telah menguat Rp 43 (25,75%) menjadi Rp 210. Artinya saham ini telah melambung dari Rp 152 menjadi Rp 210 untuk periode sama atau naik 38,15%. Sedangkan saham ADHI hari ini menguat Rp 39 (8,37%) menjadi Rp 505.
Baca Juga
Lalu, apa tujuan pembentukan Jakarta Metro Ekspressway? Sekretaris Perusahaan Nusantara Infrastructure Dahlia Evawani sebelumnya mengatakan, anak usaha META, PT Marga Metro Nusantara (MMN), bertindak sebagai pemegang utama saham Jakarta Metro Ekspressway dengan kepemilikan 85%. Sisanya dikuasai ADHI sebanyak 10% saham dan ACST sebanyak 5% saham.
JKTMetro adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengusahaan jalan tol, yang meliputi pendanaan, perencanaan teknik, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol. Perusahaan patungan ini nanatinya menggarap Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cikunir – Ulujami Elevated sepanjang 21 km dengan nilai investasi Rp 21,5 triliun.
Baca Juga
Lebih lanjut disampaikan, keikutsertaan MMN dalam pendirian JKTMetro, sebagai bagian dari strategi perseroan untuk mendukung dalam pembangunan dan percepatan infrastruktur di Indonesia.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan ADHI, Farid Budiyanto, mengatakan, pembentukan perusahaan patungan tersebut bertujuan untuk melaksanakan pengusahaan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cikunir – Ulujami Elevated, yang meliputi pendanaan, pernecnaan teknik, pelaknsaan konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol.

