Ditopang Laba Kurs, Fibreboard (IFII) Cetak Kenaikan Laba
JAKARTA, investortrust.id – PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) kenaikan laba tahun berjalan menjadi Rp 100,90 miliar tahun 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 97,11 miliar.
Manajemen IFII dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/3/2024), menyebutkan bahwa pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan penjualan bersih menjadi Rp 986,98 miliar, dibandingkan tahun 2022 sebanyak Rp 867,14 miliar.
Baca Juga
Trans Power (TPMA) Catat Lompatan Laba Bersih 37% Jadi Rp 304 Miliar
Sedangkan beban pokok penjualan naik dari Rp 601,86 miliar menjadi Rp 724,90 miliar. Kenaikana beban pokok penjualan justru turun laba bruto turun dari Rp 265,28 miliar menjadi Rp 262,08 miliar.
Perseroan juga mencatatkan kenaikan beban penjualan, beban umum dan administrasi, peningkatan beban keuangan, dan penurunan pendapatan bunga lain-lain bersih turun. Namun demikian perseroan berhasil mencatatkan rugi selisih kurs Rp 24,26 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi bersih Rp 25,26 miliar.
Baca Juga
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) Sepakat Bagikan Dividen Rp 1,65 Triliun, 40,4% dari Laba
Hal ini menjadikan perseroan berhasil mempertahankan peningkatan laba tahun berjalan dari Rp 97,11 miliar menjadi Rp 100,900 miliar. Penguatan tersebut menjadikan laba per saham dasar perseroan naik dari Rp 10 menjadi Rp 11 per saham.
IFII merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pengolahan kayu, terutama produk medium fibreboard plywood (MDF), density veneer, lain-lain. Sedangkan PT Adrindo Intiperkasa bertindak sebagai pemegang 51% saham IFII, SMB Kenzai Co Ltd menguasai 25%, Heffy Hartono 5,98%, dan sisanya investor publik.
