Laba Turun Jadi Rp 53,42 Miliar, Emiten Garmen Ini Tetap Tebar Dividen
JAKARTA, investortrust.id – Emiten garmen, PT Trisula International Tbk (TRIS) melaporkan kienrja kuartal III-2023 dengan mencatat laba komprehensif Rp 53,42 miliar, turun tipis dari periode yang sama tahun 2022 dengan catatan laba Rp 53,83 miliar.
Perseroan mencatat pendapatan bersih Rp 1,05 triliun naik tipis dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,04 triliun. Sedangkan beban pokok dapat diturunkan menjadi Rp 791,27 miliar dari Rp 815,94 miliar. Alhasil Perseroan membukukan laba kotor Rp 253,96 miliar dibanding Rp 228,47 miliar per kuartal III-2022.
Laba usaha tercatat Rp 80,10 miliar per kuartal III-2023, naik dibanding Rp 72,97 miliar pada kuartal sama tahun sebelumnya.
Baca Juga
Resmi Listing di BEI, Saham RGAS, MSTI dan IKPM Kompak Menguat
Sedangkan dari sisi neraca tercatat penurunan total aset menjadi Rp 1,16 triliun dibanding periode 31 Desember 2022 yang tercatat Rp 1,17 triliun.
Total liabilitas mengalami penurunan menjadi Rp 438,59 miliar dibanding Rp 465,78 miliar per 31 September 2022. Sedangkan ekuitas Perseroan naik menjadi Rp 721,57 miliar per 30 September 2023 dibanding Rp 712,24 miliar per 31 Desember 2022.
Atas perolehan kinerja tersebut TRIS berencana membagikan dividen interim tunai sebesar Rp 8,6 miliar atau Rp 2,75 per saham atas perolehan kinerja periode September 2023.
Direktur Utama PT Trisula International Tbk, Widjaya Djohan, mengatakan, pembagian dividen interim diputuskan oleh Dewan Direksi Perseroan 6 November 2023, dan telah disetujui Dewan Komisaris Perseroan pada tanggal yang sama.
‘’Data Keuangan per 30 September 2023 mendasari pembagian dividen interim tunai,’’ papar Djohan dalam keterbukaan informasi yang dilansir Perseroan, Rabu (8/11/2023).
Baca Juga
Emas Batangan Antam Turun Rp 17 Ribu per Gram, Saatnya Akumulasi?
Adapun jadwal pembagian dividen interim Perseroan yaitu, tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 16 November 2023, kemudian tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 17 November 2023.
Tanggal cum dividen di pasar tunai 20 November 2023, lalu tanggal ex dividen di pasar tunai 21 November 2023 dan tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai atau recording date 20 November 2023 pukul 16.00. Sedangkan tanggal pembayaran dividen akan dilakukan pada 1 Desember 2023.
‘’Dividen yang akan dibagikan berasal dari laba bersih Perseroan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 kepada pemegang/perilik saham Perseroan yang nama-namanya tercatat dalam daftar pemegang saham Perseroan pada tanggal 14 November 2023 pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat,’’ urainya.
