Laba Bukit Asam (PTBA) Turun 51,58% Jadi Rp 6,1 T, Meski Produksi Meningkat
JAKARTA, investortrust.id - Emiten tambang batu bara, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) PTBA berhasil membukukan laba bersih Rp 6,1 triliun sepanjang 2023. Jika dibanding laba bersih 2023, terjadi penurunan 51,58% dari Rp 12,6 triliun.
Penurunan laba selaras dengan penurunan pendapatan sekitar 10,6% pada 2023 menjadi Rp 38,5 triliun, disbanding pendapatan 2022 sebesar 42,6 triliun.
“Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 38,5 triliun dan laba bruto sebesar Rp 9,2 triliun. Setelah dikurangi biaya usaha, PTBA membukukan laba bersih Rp 6,1 triliun,” kata Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Arsal Ismail saat Konferensi Pers Kinerja Perseroan Tahun Buku 2023 di Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Meski kinerja turun, aktivitas produksi PTBA tetap tumbuh. Terbukti, total produksi batu bara PTBA mencapai 41,9 juta ton sepanjang 2023. Angka ini tumbuh 13% dibanding tahun 2022 yang sebesar 37,1 juta ton. "Capaian produksi ini berhasil melampaui target sebesar 41 juta ton yang ditetapkan pada awal tahun 2023," tambah Arasal Ismail.
Baca Juga
Rayakan HUT Ke-43, Dirut PTBA Pastikan Transformasi Perusahaan Terus Berjalan
Kenaikan produksi ini diikuti dengan peningkatan volume penjualan batu bara menjadi 37 juta ton, naik 17% dibanding tahun sebelumnya. "Penjualan 37 juta ton itu sebanyak 58% untuk domestik, mayoritas untuk PLN. Sisanya 42% ekspor, untuk eskpor seperti ke India, China, Korea Selatan dan Jepang hanya beberapa," ujar Arsal.
Diketahui, Perseroan mencatat penjualan ekspor sebesar 15,6 juta ton atau naik 25% dibanding tahun 2022. Sementara penjualan domestik tercatat sebesar 21,4 juta ton atau tumbuh 12% secara tahunan (year on year).
PTBA berupaya memaksimalkan potensi pasar di dalam negeri serta peluang ekspor."Serta konsisten mengedepankan cost leadership di setiap lini perusahaan, sehingga penerapan efisiensi secara berkelanjutan dapat dilakukan secara optimal," pungkasnya.
Perseroan berharap agar pembentukan Mitra Instansi Pengelola (MIP) dapat segera terealisasi dan memberikan dampak baik bagi kinerja keuangan PTBA. (CR-5).
Baca Juga
Bukit Asam (PTBA) Raih Penghargaan Perusahaan Terbaik di Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja

