Saham PIK2 (PANI) Mendadak Melesat, Ternyata Target Harga Masih Tinggi
JAKARTA, investortrust.id – Dua hari menjelang berakhirnya periode perdagangan rights PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2, saham PANI mendadak melesat mendekati harga rights issue Rp 5.000 per saham.
Meski melambung ke level Rp 4.890 pada penutupan perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/12/2023), harga PANI tersebut masih jauh di bawah target harga yang ditetapkan Trimegah Sekuritas ke level Rp 6.620.
Berdasarkan data perdagangan saham sesi I BEI, saham besutan Aguan dan grup Salim (PANI) ini ditutup naik Rp 340 (7,47%) menjadi Rp 4.890. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 4.520-4.970.
Baca Juga
Sebelumnya, PIK2 segera mendapatkan tambahan lahan seluas 1.565 hektare setelah menuntaskan penerbitan saham baru (rights issue) bernilai Rp 10,5 triliun. Saat ini, perdagangan rights PANI sedang berlangsung yang dimulai sejak 5 Desember dan berakhir 12 Desember 2023.
Terkait prospek sahamnya, Stockbit Sekuritas dalam anlisa sebelumnya menyebutkan bahwa paska akuisisi lahan seluas 1.569 hektare, proyeksi NAV perseroan meningkat menjadi Rp 219 triliun. Harga ini mengasumsikan rata-rata harga jual lahan sekitar Rp 29-51 juta per meter persegi, land direct cost senilai Rp 1,7 juta per meter persegi, dan 60% net seleable area.
“Kami menilai bahwa dengan diskon 60% terhadap NAV sebagai angka wajar, maka valuasi saham PANI berkisar Rp 88 triliun. Dengan angka tersebut terbuka potensi penguatan saham PANI ke depan valuasi saat ini,” terangnya.
Dengan demikian masih terbuka peluang penguatan harga saham PANI lebih dari 46%, dibandingkan harga penutupan kemarin.
Baca Juga
Sementara itu, Trimegah Sekuritas menginisiasi riset saham PIK2 (PANI) merekomendasikan beli saham PANI dengan target harga Rp 6.620.“Kami merekomendasikan beli saham PANI dengan target harga Rp 6.620. Target tersebut merepresentasikan diskon 45% terhadap perkiraan NAV perseroan tahun 2024,” tulis analis Trimegah Sekuritas Alberto Jonas Kusuma dan Kharel Devin Fielim dalam riset terakhirnya.
Rekomendasi beli tersebut mempertimbangkan bahwa valuasi saham PANI lebih premium, dibandingkan dengan emiten properti lainnya. Target tersebut juga mempertimbangkan lokasi strategis cadangan lahan perseroan berdekatan dengan bandar Soekarno Hatta dan pesatnya aktivitas komersial di kawasan pengembangan perseoran.
Trimegah Sekuritas memperkirakan kenaikan laba bersih perseoran menjadi Rp 398 miliar tahun 2023 dan menjadi Rp 495 miliar pada 2024, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 288 miliar. Penjualan perseroan juga diperkirakan naik menjadi Rp 2,1 triliun tahun 2023 dan menjadi Rp 5,25 triliun pada 2024.

