Rekomendasi Beli, Target Harga Saham PIK2 (PANI) Menuju Level Ini
JAKARTA, investortrust.id – Target harga saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 diprediksi melaju ke level Rp 7.225 setelah berhasil menuntaskan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) yang berdampak terhadap lonjakan cadangan lahan (land bank) perseroan menjadi 1.599 ha.
“Kami mendorong investor dengan merekomendasikan beli saham PANI dengan target harga Rp 7.225 didukung sejumlah keunggulan,” tulis analis analis Sucor Sekuritas Niko Pandowo dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.
Sucor memberikan alasan saham PANI layak untuk direkomendasikan beli, yaitu pertama penugasan pendiri Agung Sedayu Sugianto Kusuma menjadi direktur utama PANI diharapkan menjadi jaminan terlaksananya seluruh strategi yang telah ditetapkan.
Baca Juga
Tuntaskan Rights Issue, Land Bank PIK2 (PANI) Melonjak Jadi 1.599 Ha
Alasan kedua valuasi saham PANI kian menarik setelah berhasil menuntaskan penerbitan saham baru yang berdampak terhadap lompatan cadangan lahan. “Ketiga valuasi saham PANI saat ini tergolong menarik didasarkan valuasi DCF,” terangnya.
PIK2 merupakan pengembangan property yang digagas Sugianto Kusuma (Agung Sedayu) dan Anthoni Salim (Salim Group). Kedua grup besar tersebut berupaya menjadikan PIK2 sebagai proyek property paling popular dan sukses di Indonesia. Kesuksesan pengembangan tersebut akan menciptakan tingkat pertumbuhan kinerja yang baik ke depan.
Berdasarkan data, PANI akan menguasi cadangan lahan bersih seluas 1.007 hekatre dengan asumsi total Rp 190 triliun, dibandingkan dengan kapitalisasi pasar PANI saat ini hanya Rp 70,3 triliun. Hal ini menggambarkan potensi besar terhadap penguatan saham PANI.
Sucor Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih perseroan menjadi Rp 649 miliar tahun 2024, dibandingkan perkiraan tahun ini Rp 322 miliar. Sedangkan pendapatan diprediksi melesat dari perkiraan tahun ini Rp 2 triliun menjadi Rp 3,80 triliun.
Baca Juga
PIK2 (PANI) Bidik Lompatan Marketing Sales Jadi Rp 5,5 Triliun di 2024
Perseroan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin menetapkan target pertumbuhan marketing sales tahun 2024 senilai Rp 5,5 triliun. Target tersebut menunjukkan lompatan sebanyak 158% dari proyeksi tahun ini senilai Rp 2,1 triliun.
Lonjakan marketing sales tersebut mempertimbangkan penuntasan akuisisi sebanyak tujuh perusahaan tahun ini, yaitu PT Bumindo Mekar Wibawa; PT Cahaya Inti Sentosa; PT Jaya Indah Sentosa; PT Karunia Utama Selaras; PT Kemilau Karya Utama; PT Sharindo Matratama; dan PT Sumber Cipta Utama serta PT Panorama Eka Tunggal untuk menambah cadangan lahan.
“Target tahun ini dapat terwujud melalui berbagai produk yang akan dipromosikan oleh sembila anak usaha mulai dari harga Rp 1-60 miliar per unit rumah tapak, produk komersial (ruko, rukan, SOHO, gudang) dengan kisaran harga Rp 3,5 – 11,3 miliar per unit dan kavling komersial,” tulis manajemen PIK2.
Baca Juga
Saham PIK2 (PANI) Mendadak Melesat, Ternyata Target Harga Masih Tinggi
Manajemen perseroan menyebutkan bahwa penjualan produk komerial diprediksi tetap penyumbang terbesar marketing sales perseroan tahun 2024 dengan perkiraan sebanyak 42%. Kumudian property residensial dengan kontribusi sebesar 36%, dan sisanya penjualan tanah komersial22%.
Penjualan marketing tersebut akan datang dari berbagai macam produk yang dipasarkan dan beberapa proyek yang akan dipromosikan, seperti Permata Hijau Residence, Rumah Millenial, Pasir Putih Residence, Permata Golf Residence, The Golf Signature, Ilona @Pasadena Hills, Pasadena Spring.
Estimasi Kinerja Keuangan PANI

