Harga Melesat, Target Saham Merdeka (MDKA) Ternyata masih Tinggi
JAKARTA, Investortrust.id – Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) layak dicermati dengan potensi cuan masih besar, meskipun perseroan berbalik merugi pada semester I-2023.
Rekomendasi beli tersebut menggambarkan proyeksi kenaikan rata-rata harga emas global, terbukanya kontribusi komoditas nikel terhadap keuangan perseroan, dan upaya perseroan melakukan kerja sama untuk pengembangan baterai kendaraan listrik.
Baca Juga
Saham Medco (MEDC) Direvisi Naik ke Level Ini, Simak Faktor Pendorong
MDKA membukukan lompatan pendapatan sebanyak 52,3% dari US$ 341 juta menjadi US$ 520 juta pada semester I-2023. Meski demikian, perseroan justru berbalik mencatatkan rugi bersih menjadi US$ 49 juta pada semester I-2023, dibandingkan laba bersih semester I-2022 senilai US$ 97 juta.
Rugi bersih tersebut dipengaruhi atas penurunan dalam margin kotor perseroan dari 30,6% menjadi 8,9%. Sedangakn margin keuntungan bersih perseroan turun dari 28,4% menjadi rugi margin sebesar 9,5%.
Baca Juga
“Kami tetap mempertahankan rekomendasi beli saham MDKA didukung ketiga faktor berikut, yaitu peningkatan harga emas global, masih terbukanya kontribusi komoditas nikel dalam performa keuangan perseroan, dan melakukan kerjasama untuk mengembangkan baterai kendaraan listrik,” tulis riset Panin Sekuritas yang diterbitkan, Senin (9/10/2023).
Namun demikian Panin Sekuritas merevisi turun target harga saham MDKA dari Rp 5.500 menjadi Rp 4.000. Target harga tersebut mengimplikasikan perkriaan EV/EBITDA 20,7 kali pada 2023 dengan metode valuasi -0,5 stdv EV/EBITDA.
Baca Juga
Sabar, Manfaat KTT AIS Forum Mungkin Baru Dirasakan 10 – 15 Tahun ke Depan
Sedangkan pada perdagangan hari ini, saham MDKA bergerak melesat sepanjang hari ini dengan kenaikan Rp 190 (7,88%) menjadi Rp 2.600 hingga pukul 15.20. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 2.460-2.620. Dengan target harga Rp 4.000, pontesi penguatan saham MDKA masih terbuka hingga 53,86%.

