Agresif Tambah Gerai, Target Harga Saham Midi Utama (MIDI) Makin Menjulang
JAKARTA, Investortrust.id – Ekspansi gerai secara massif bersamaan dengan memasukkan Lawson dalam semua gerai Alfamidi bakal mencerahkan tingkat pertumbuhan keuntungan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) ke depan. Hal ini menjadikan saham MIDI layak menjadi pilihan dengan potensi cuan menggiurkan dalam beberapa bulan ke depan.
Analis Trimegah Sekuritas Ignatius Samon dan Heribertus Ariando mengatakan, Midi Utama (MIDI) agresif ekspansi gerai dengan format midi tahun ini. Perseroan membidik penambahan sebanyak 200 gerai Alfamidi baru atau bertumbuh 9% dan 500 gerai Lawson atau meningkat 300%. Tingkat penambahan gerai tersebut tergolong massif, dibandingkan dengan PT Sumer Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dengan target penambahan 4%.
Baca Juga
Akademisi Universitas Paramadina Ingatkan Bahaya TikTok Shop bagi Masyarakat dan UMKM
“Langkah agresif Alfamidi menambah gerai sejalan dengan perubahan pola belanja masyarakat dan penambahan varian produk yang pesat. Hal ini membuat Alfamidi lebih diterima masyarakat, karena bisa mengakomodasi setidaknya 7.000 SKU, dibandingkan Alfamart hanya 4.000 SKU,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.
Selain ekspansi gerai Alfamidi dan perubahan pola belanja masyarakat, dia mengatakan, keputusan perseroan untuk menggenjot ekspansi gerai Lawson sebagai keputusan tepat. Hal ini sejalan dengan peningkatan tingkat pendapatan masyarakat dan urbanisasi yang tinggi. Perseroan memasukkan Lawson dalam gerai Alfamidi yang dinilai lebih baik dengan risiko lebih rendah, dibandingkan membuka gerai Lawson tersendiri.
Baca Juga
Tiga Faktor Akan Jaga Kekuatan Performa Keuangan Indosat (ISAT)
Langkah tersebut, terang dia, bisa saling menguntungkan, karena kedua gerai tersebut menawarkan produk berbeda. Justru penambahan Lawson di gerai Alfamidi berimbas terhadap peningkatan penjualan gerai-gerai perseroan berkisar 15-20%.
Terkait dampak penambahan gerai Alfamidi dan Lawson, dia mengatakan, diprediksi mampu untuk menghasilkan rata-rata peningkatan laba bersih tahunan (CAGR) mencapai 24% periode 2022-2025.
Berbagai faktor tersebut mendorong Trimegah Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham MIDI dengan target harga Rp 600 per saham. Target harga tersebut mengimplikasikan perkiraan PE tahun 2024 sekitar 32 kali.
Baca Juga
Dari Beberapa Emiten Konsumer, Dua Saham Ini Paling Berprospek
Trimegah Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih MIDI menjadi Rp 501 miliar tahun ini, dibandingkan realisasi tahun 2022 sebanyak Rp 399 miliar. Pendapatan perseroan juga diproyeksikan melesat menjadi Rp 17,86 triliun tahun 2023, dibandingkan pencapaian tahun lalu hanya Rp 15,62 triliun.

