Bangun LNG Station, Citra Nusantara Gemilang Bidik Dana IPO Rp 179 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan distribusi gas alam cair, PT Citra Nusantara Gemilang (CGAS) menggelar prosesi initial public offering (IPO) dengan menawarkan sebanyak 531.429.000 lembar saham baru atau setara dengan 30% dari modal disetor dan ditempatkan penuh Perseroan pasca IPO.
Proses penawaran awal (bookbuilding) IPO berlangsung tanggal 14 – 19 Desember 2023. Harga nominal saham Rp 50 dengan rentang harga bookbuilding Rp 284 – 338 per saham. Dengan penawaran harga tersebut Perseroan berpotensi meraup dana segar hasil IPO Rp 150,92 miliar hingga Rp 179,62 miliar.
Perseroan menunjuk PT Pilarmas Investindo Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi dari aksi korporasi tersebut. Pilarmas menyampaikan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap penawaran umum Perseroan.
Baca Juga
Masuk Bookbuilding IPO, Sinergi Multi Lestarindo Tawarkan Harga Rp 175 – Rp 190
Secara bersamaan dengan IPO, Perseroan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 265.714.500 Waran Seri I atau maksimal 21,43% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pasca IPO.
Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan. Setiap pemegang 2 saham baru Perseroan berhak memperoleh 1 Waran Seri I, di mana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel dengan harga pelaksanaan Rp 306.
Waran Seri I dapat dilaksanakan menjadi saham Perseroan dalam tempo enam bulan sejak diterbitkan, yaitu tanggal 8 Juli 2024 sampai dengan tanggal 7 Januari 2025. Nilai hasil pelaksanaan Waran Seri I ini sebanyak-banyaknya Rp 81,31 miliar.
Berdasarkan prospektus IPO yang disampaikan, dan hasil IPO akan dialokasikan sekitar 90% untuk pembayaran dalam rangka pembangunan LNG Station (Liquefied Natural Gas) di Galian Field Tambun Zone 7 Regional 2. Penggunaan dana ini dikategorikan sebagai capital expenditure.
Baca Juga
WSBP Sebut Suplai Readymix Gedung Utama Sekretariat Presiden IKN Capai 44,25%
Kemudian sekitar 10% akan digunakan Perseroan untuk modal kerja. Penggunaan dana ini dikategorikan sebagai operating expenditure (OPEX). Sementara dana yang diperoleh dari pelaksanaan Waran Seri I, apabila dilaksanakan oleh pemegang saham, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja Perseroan.
Berikut jadwal IPO PT Citra Nusantara Gemilang:
Proses penawaran awal (bookbuilding): 14 – 19 Desember 2023
Tanggal Efektif: 29 Desember 2023
Masa Penawaran Umum Perdana Saham: 02 Januari 2024 - 04 Januari 2024
Tanggal Penjatahan: 04 Januari 2024
Tanggal Distribusi: 05 Januari 2024
Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia: 08 Januari 2024.

