Ditargetkan Operasi 2026, Citra Nusantara (CGAS) Bangun LNG 'Station' Karawang
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), perusahaan energi terintegrasi yang fokus pada perdagangan dan distribusi gas alam terkompresi (compressed natural gas/CNG) serta pengembangan energi baru, resmi memulai pembangunan fasilitas Liquefied Natural Gas (LNG) Station di Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.
Proyek ini ditargetkan beroperasi pada kuartal IV tahun 2026 dengan kapasitas 1,5 million standard cubic feet per day (MMSCFD).
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi ekspansi perseroan dalam memperkuat portofolio energi bersih sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional. Pembangunan LNG Station Karawang juga merupakan implementasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham yang dialokasikan untuk infrastruktur ramah lingkungan.
Direktur Utama CGAS Andika Purwonugroho menegaskan, kehadiran fasilitas baru ini selaras dengan program pemerintah menuju target net zero emission 2060.
Baca Juga
Ditargetkan Produksi 9,5 Juta Ton, Proyek Raksasa LNG Abadi Masela Akhirnya Dimulai
“Proyek LNG Station Karawang merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai net zero emission 2060. Dalam kurun waktu 10 tahun ke depan, fasilitas ini diharapkan mampu mendorong efisiensi energi di kawasan industri, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan,” ujar Andika dalam keterangannya, Senin (1/9/2025).
CGAS menilai permintaan LNG domestik yang terus meningkat menjadi peluang strategis untuk menjadikan fasilitas ini sebagai pilar pertumbuhan baru. Perseroan juga menegaskan komitmennya untuk mengelola dana IPO secara produktif dan berorientasi jangka panjang.
“Penggunaan dana IPO hingga Juni tahun ini telah digunakan untuk pembayaran muka pembelian awal equipment LNG senilai Rp 67,96 miliar dan modal kerja sebesar Rp 17,31 miliar. Dengan demikian, perseroan menggunakan dana IPO ini sebesar Rp 85,28 miliar di pertengahan 2025,” tutur Andika.
Adapun LNG Station Karawang diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan sekaligus memperkuat posisi CGAS sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pengembangan infrastruktur energi bersih.
Ekspansi energi bersih di Jawa
Sebelumnya, pada 28 Juli 2025, CGAS mengoperasikan CNG Station di Gresik, Jawa Timur, dengan kapasitas 2 MMSCFD atau setara 20 juta meter kubik per tahun. Proyek ini berpotensi menambah pendapatan perseroan hingga Rp 150 miliar per tahun.
Baca Juga
FEED Dimulai, Proyek LNG Blok Masela Rp 342 triliun Siap Serap 12.000 Lapangan Kerja
Melalui anak usaha PT Citra Nusantara Energi, CGAS menargetkan perluasan pasokan energi ramah lingkungan yang mendukung pertumbuhan industri dan perekonomian lokal, khususnya di Jawa Timur.
“Selain itu, beroperasinya fasilitas ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar untuk kebutuhan tenaga kerja operasional. UMKM juga mendapatkan manfaat sebagai bagian dari rantai pasok dan layanan penunjang di sekitar CNG Station dan LNG Station,” kata Andika.

