Pertumbuhan Bank Solid hingga Oktober 2023, Saham BMRI, BBNI, BBRI, dan BBCA Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – Pertumbuhan laba bersih emiten bank masih kuat mencapai 18,3% hingga Oktober 2023. Peningkatan tersebut ditopang kenaikan pendapatan bunga bersih bersamaan dengan penurunan biaya provisi.
Analis Samuel Sekuritas Indonesia Brandon Boedhiman dan Prasetya Gunadi mengatakan, pertumbuhan laba tersebut terutama didorong oleh penurunan biaya provisi sebanyak 22,8% menjadi Rp 45,1 triliun, rata-rata kenaikan pendapatan bunga bersih (NII) mencapai 8,2%, pertumbuhan kredit mencapai 11,2% pada Oktober 2023. Sedangkan NIM turun tipis menjadi 4,96% hingga akhir Oktober 2023.
Baca Juga
Siap-Siap! BRI (BBRI) Bakal Pecahkan Lagi Rekor Laba Bersih Perbankan Indonesia
Terkait bank digital, mereka menyebutkan, bank digital dalam coverage Samuel Sekuritas membukukan kinerja yang beragam hingga Oktober 2023. PT Bank Jago Tbk (ARTO) dan PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) berhasil membukukan kenaikan laba bersih. Sedangkan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dan PT Bank Aladin Tbk (BANK) masih rugi.
Bank digital tersebut berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 48,5% ditopang pertumbuhan kredit sebanyak 13,2% per Oktober 23. Namun NIM bank tersebut relatif stabil level 10,3%. Tren biaya provisi bulanan bank-bank digital beragamdengan kenaikan biaya provisi kumulatif hingga Oktober 2023.
“Berdasarkan performa tersebut, kami mempertahankan rating overweightsaham sektor ini, karena kinerja hingga Oktober 2023 bertumbuh solid. Sedangkan saham pilihan teratas adalah BMRI, BBNI, BBRI, dan BBCA,” tulis riset yang diterbitkan Senin (4/12/2023).
Baca Juga
Saham Bank Digital Kembali Diburu Pemodal, Bank Jago (ARTO) Terfavorit
Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BMRI didukung rasio coverage yang baik, pertumbuhan kredit yang kuat dengan kualitas aset yang terus membaik, danekspansi NIM didukung CASA yang kuat. Sedangkan BBNI didukung upaya manajemen untuk terus menyempurnakan sistem manajemen risikonya. BBNI diyakini akan terus meningkatkan pangsa pasar di antara perusahaan-perusahaan papan atas di Indonesia.
Berikut Prospek dan Target Harga Saham Bank

