Saham Bank BUMN Melesat! Intip Target Harga BMRI, BBRI, BBNI hingga BBCA Ini
JAKARTA, investortrust.id – Penguatan harga saham perbankan, khususnya saham bank BUMN, berhasil menjadi penopang lompatan indeks harga saham gabubungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 1,21% kemarin. Aksi serupa diproyeksikan berlanjut pada hari ini, Rabu (26/3/2025).
Berdasarkan data penutupan perdagangan BEI kemarin, saham saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 6,28% menjadi Rp 4.740, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 5,25% menjadi Rp 3.800, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 4,84% menjadi Rp 3.900.
Baca Juga
Sejumlah Faktor Ini Topang Lompatan Saham Bank BUMN hingga Dongkrak IHSG Hari Ini
Kenaikan juga melanda saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebanyak 4,46% menjadi Rp 820 dan saham anak usaha bank BUMN PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) naik 12,32% menjadi Rp 2.370. Sedangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebagai emiten market cap terbesar di BEI menguat hanya 1,26% menjadi Rp 8.050.
Berdasarkan data riset Sucor Sekuritas menyebutkan bahwa meskipun harga saham bank-bank BUMN tersebut telah mengalami penguatan, target harganya ternyata masih tinggi. Sucor Sekuritas merekomendasikan beli saham BBNI dengan target harga Rp 5.700. Target harga tersebut mempertimbangkan outlook jangka panjang yang kuat didukung keberhasilan perseroan memperkuat kualitas aset.
Sucor Sekuritas juga merekomendasikan beli saham BMRI dengan target harga Rp 7.100. Target harga tersebut menggambarkan keberhasilan perseroan menekan biaya kredit hingga Februari yang berimbas terhadap kenaikan laba. Target ini mengimplikasikan perkiraan PB tahun ini sekitar 1,9 kali.
Pandangan positif juga diberikan terhadap saham BBRI. Sucor Sekuritas merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp 5.300. Target harga tersebut menggambarkan keberhasilan perseroan membalikkan lompatan laba bersih dan penurunan biaya kredit pada Februari 2025.
Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas dalam riset terakhirnya merekomendasikan beli ssaham BRIS dengan target harga Rp 2.900. “Kami menaikkan peringkat saham BRIS dari semula hold menjadi buy dengan target harga Rp 2.900. Saat ini, saham BRIS menarik untuk ditransaksikan, karena harga pasarnya sudah berada di bawah nilai wajarnya,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Naura Reyhan Muchlis dan Victor Stefano.
Baca Juga
Jelang Pengumuman Struktur, Pemerintah Tuntaskan Pengalihan Seluruh Saham Bank BUMN ke Danantara
Sucor Sekuritas juga merekomendasikan beli saham BBCA dengan target harga Rp 11.500. Target harga tersebut menggambarkan kinerja keuangan bank dengan kapitalisasi pasar terbesar ini bertumbuh sesuai target hingga Februari 2025.
Sedangkan saham BBTN direkomendasikan hold dengan target harga Rp 870 oleh Sucor Sekuritas. Target harga tersebut mempertimbangkan peluang penurunan laba bersih perseroan tahun ini dan didasarkan beralnjutnya tangan perseroan tahun ini.

