IHSG Akhirnya Parkir di Level 7.000, Saham DCII, EDGE, dan BREN Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (23/11/2023), ditutup melesat 94,93 poin (1,37%) menjadi 7.001,88. IHSG bergerak dalam rentang 6.906,61-7008,53.
Penguatan indeks didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi 7,57%, sektor infrastruktur 5,79%, sektor keuangan 1,98%, sektor transportasi 1,46%, dan saham sektor konsumer primer 0,78%. Sebaliknya pelemaha melanda saham sektor kesehatan, sektor industry, dan sektor energi.
Baca Juga
Saham Bank Jago (ARTO) Terbang Usai Masuk MSCI, Target Harga Terlampaui
Di tengah lonjakan IHSG, sejumlah saham cetak penguatan pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) naik Rp 46 (34,33%) menjadi Rp 180, PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) naik Rp 195 (24,68%) menjadi Rp 985, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menguat Rp 8.200 (19,99%) menjadi Rp 49.225, dan PT Indointernet Tbk (EDGE) menguat Rp 1.600 (19,94%) menjadi Rp 9.625.
Penguatan pesat juga melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik Rp 500 (21,83%) menjadi Rp 2.790 dan PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) naik Rp 750 (13,27%) menjadi Rp 6.400.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA), PT Prasidha Aneka Niaga tbk (PSDN), PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN).
Baca Juga
Saham Barito Renewable (BREN) Rebound, Market Cap Kembali ke Posisi Dua
IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 54,84 (0,79%) menjadi 6.906,95. IHSG bergerak dalam rentang 6.893,51-6.965,41 dengan nilai transaksi Rp 7,36 triliun. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 31,61 miliar.
Sebaliknya bursa saham Wall Street ditutup menguat dengan kenaikan tertinggi melanda indeks Dow Jones sebanyak 0,53%, disusul indeks Nasdaq sebanyak 0,46%, dan indeks S&P500 menguat 0,41%.

