Pengumuman! Bank Woori Geser Jadwal RUPSLB Pembahasan Rights Issue
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) mengumumkan perubahan jadwal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang sebelumnya 10 Januari 2024, menjadi tanggal 25 Januari 2024.
Direktur PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk, Wuryanto mengatakan, RUPSLB bertujuan meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu tahap IV atau rights issue IV.
Baca Juga
Tuntaskan Rights Issue, Land Bank PIK2 (PANI) Melonjak Jadi 1.599 Ha
“Bersama ini kami sampaikan bahwa tanggal pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang semula tertulis tanggal 10 Januari 2024 diralat menjadi tanggal 25 Januari 2024,” urai Wuryanto dalam keterbukaan informasi yang dilansir, Senin malam (19/12/2023).
Melalui aksi korporasi tersebut SDRA akan menerbitkan 6,4 miliar lembar saham baru. Adapun induk SDRA asal Korea Selatan Woori Bank Korea menyiapkan dana sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun untuk menebus haknya. Pelaksanaan aksi korporasi SDRA ini ditargetkan rampung pada kuartal I-2024.
Baca Juga
Berdasarkan data registrasi saham SDRA di Bursa Efek Indonesia (BEI), total saham SDRA mencapai 8,56 miliar saham. Saham tersebut terdiri atas Woori Bank Korea pemegang 7,12 miliar atau 84,2% saham SDRA dan sisanya pemegang saham publik sebanyak 1,35 miliar atau 15,8% saham.
Manajemen SDRA menyampaikan dana hasil penerbitan saham baru tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan pengembangan usaha perseroan.
Penambahan modal tersebut akan berdampak positif terhada kondisi keuangan perseroan, khususnya peningkatan struktur permodalan, sehingga mempercepat perseroan menjadi bank kategori KBMI 3. Dana ini juga bertujuan untuk memperluas ekspansi usaha.
Dikatakan, penambahan modal tersebut akan berdampak terhadap pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya, yaitu menimbulkan dilusi bagi pemegang saham.

