Bank Woori (SDRA) Akan Rights Issue 6,4 Miliar Saham
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Woori Saudara Indonesia Tbk (SDRA) berencana menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak 6,4 miliar saham.
Berdasarkan data registrasi saham SDRA di Bursa Efek Indonesia (BEI), total saham SDRA mencapai 8,56 miliar saham. Saham tersebut terdiri atas Woori Bank Korea pemegang 7,12 miliar atau 84,2% saham SDRA dan sisanya pemegang saham publik sebanyak 1,35 miliar atau 15,8% saham.
Baca Juga
Pertumbuhan Bank Solid hingga Oktober 2023, Saham BMRI, BBNI, BBRI, dan BBCA Pilihan Teratas
Manajemen dalam penjelasan resminya di Jakarta, Senin (4/12/2023), menyebutkan PMHMETD IV tersebut akan direalisasikan setelah mendapatkan persetujuan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSB) pada 10 Januari 2024.
Manajemen SDRA menambahkan dana hasil penerbitan saham baru tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan pengembangan usaha perseroan.
Penambahan modal tersebut akan berdampak positif terhada kondisi keuangan perseroan, khususnya peningkatan struktur permodalan, sehingga mempercepat perseroan menjadi bank kategori KBMI 3. Dana ini juga bertujuan untuk memperluas ekspansi usaha.
Baca Juga
Jasa Marga (JSMR) Bilang Ini Terkait Probabilitas Dividen Lebih Besar Tahun Ini
Penambahan modal tersebut akan berdampak terhadap pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya, yaitu menimbulkan dilusi bagi pemegang saham.
Sedangkan pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (4/12/2023), saham SDRA ditutup turun Rp 10 (1,72%) menjadi Rp 570.

