Lunasi Pokok dan Bunga Obligasi, Saham Tower Bersama (TBIG) Melesat
JAKARTA, Investortrust.id – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melunasi obligasi jatuh tempo dan bunganya senilai Rp 1,49 triliun. Pelunasan tersebut telah dituntaskan berimbas terhadap penguatan harga saham perseroan pada penutupan sesi I Hari ini.
Direktur Tower Bersama Hemly Yusman Santoso dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini menyebutkan, pembayaran tersebut terdiri atas pokok utang jatuh tempo senilai Rp 1,47 triliun ditambah bunga obligasi senilai Rp 16,83 miliar. Pembayaran telah dilakukan pada Senin (21/8/2023).
Baca Juga
El Nino bisa Berimbas bagi Mayora (MYOR), Analis Ini Ungkap Dampaknya
Obligasi jatuh tempo yang dilunasi tersebut berasal dari pokok dan bunga obligasi berkelanjutan IV Tower Bersama tahap IV tahun 2022 seri A.
Hingga semester I-2023, Tower Bersama Infrastructure (TBIG) membukukan penurunan laba bersih sebanyak 16,62% menjadi Rp Rp 688,79 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu mencapai Rp 826,14 miliar.
Penurunan laba tersebut sejalan dengan pelemahan tipis pendapatan dari Rp 3,3 triliun menjadi Rp 3,28 triliun pada semester I-2023. Di sisi lain, EBITDA perusahaan tercatat sebesar Rp 2,84 triliun sepanjang Januari-Juni 2023.
Baca Juga
Harga Komoditas Turun, Neraca Pembayaran Indonesia Defisit Rp 113 Triliun
Kinerja keuangan tersebut didukung atas penyewa sebanyak 41.428 dan 22.136 sites telekomunikasi per 30 Juni 2023. Sites telekomunikasi milik perseroan terdiri atas 22.026 menara telekomunikasi dan 110 jaringan distributed antenna system (DAS).
Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 41.318, maka rasio kolokasi (tenancy ratio) perseroan menjadi 1,88x. “Dengan senang hati kami melaporkan, semester yang kuat untuk pertumbuhan organik dengan penambahan 1.605 penyewaan kotor yang terdiri dari 347 sites telekomunikasi dan 1,258 kolokasi,” ujar CEO Tower Bersama Infrastructure Hardi Wijaya Liong.
Baca Juga
Usai Untung Besar dari Petrindo (CUAN), Prajogo Borong Saham Barito (BRPT)
Sementara itu, pada penutupan perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, saham TBIG berhasil melesat Rp 90 (4,39%) menjadi Rp 2.140. Penguatan saham ini tertinggi, di antara emiten telekomunikasi lainnya, seperti PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) naik Rp 10 (1,40%) menjadi Rp 725 dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menguat Rp 5 (0,05%) menjadi Rp 1.015.

