Saat IHSG Naik Tipis, Pemodal Asing Borong Saham Tiga Bank Besar Ini
JAKARTA, Investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 552,32 miliar di seluruh pasar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/10/2023), ditutup naik tipis 3,4 poin (0,05%) menjadi 6.935,15.
Net buy terbanyak melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 194,48 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 142,09 miliar, PT MD Pictures Tbk FILM) Rp 119,25 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 116,45 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 92,11 miliar.
Baca Juga
BTPN Harap Semua Sektor Bisnis Bergerak Dukung Target Net Zero Emission
Sebaliknya kelima saham ini mencatatkan penjualan bersih (net sell) terbanyak oleh pemodal asing, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 89,54 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 40,33 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 31,36 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 30,69 miliar, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 27,12 miliar.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, yaitu infrastruktur hingga 3,76%, sektor kesehatan 0,52%, sektor konsumer primer 0,68%, sektor property 0,37%, dan sektor keuangan 0,40%.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor material dasar 1,40%, sektor energimelemah 0,90%, sektor non primer 0,71%, dan sektor industry 0,27%.
Saat IHSG menguat, kedua ketujuh saham ini berhasil naik hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Primarindo Asia Infrastructre Tbk (BIMA) melesat ARA hingga Rp 32 (34,78%) menjadi Rp 124, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) naik Rp 19 (34,55%) menjadi Rp 74, PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) naik Rp 62 (34,07%) menjadi Rp 244, dan PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) menguat Rp 63 (34,05%) menjadi Rp 248.
Baca Juga
Lompatan harga juga melanda saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) naik Rp 375 (24,75%) menjadi Rp 1.890 dan PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik Rp 185 (24,67%) menjadi Rp 935.
Penguatan juga melanda saham PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) naik Rp 31 (33,70%) menjadi Rp 123, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) menguat Rp 16 (29,09%) menjadi Rp 71, dan PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) menguat Rp 51 (27,57%) menjadi Rp 236.

