IHSG Menguat ke Level 7.159, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp 11.473,59 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham bergerak dalam zona hijau sepekan terakhir, periode 4-8 Desember 2023. Tercermin dari semua indikator perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tercatat menguat.
Pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sebesar 1,42% ke posisi 7.159,598 dari 7.059,195 pada penutupan pekan lalu.
Kenaikan IHSG mendorong kapitalisasi pasar bursa, meningkat sebesar 3,13% menjadi Rp 11.473,59 triliun hingga penutupan perdagang hari terakhir pekan ini.
Baca Juga
Pacu Kinerja, Millennium Pharmacon (SDPC) Gencar Jalin Kerja Sama Distribusi
Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian saham selama sepekan meningkat 2,89% menjadi Rp 14,12 triliun dari Rp 13,72 triliun pada sepekan yang lalu.
Pj.S. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Nurahmadi Primadi mengatakan, peningkatan tertinggi indikator perdagangan terjadi pada rata-rata volume transaksi harian saham yang naik sebesar 41,50% selama sepekan menjadi 33,14 miliar lembar saham dari 23,42 miliar lembar saham pada pekan lalu.
‘’Peningkatan sebesar 12,56% terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian saham selama sepekan menjadi 1.394.975 kali transaksi dari 1.239.339 kali transaksi pada pekan lalu,’’ imbuh Kautsar dalam review mingguan BEI, Jumat malam (8/12/2023).
Adapun aktivitas investor asing, pada penutupan perdagangan Jumat kemarin, mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 233,45 miliar dan sepanjang tahun 2023 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 14,72 triliun.
Pencatatan Efek
BEI juga menyampaikan, selama sepekan terdapat masing-masing satu pencatatan saham dan obligasi. Pada Rabu (6/12), Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dicatatkan di BEI dengan nilai nominal Rp 1,51 triliun.
Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia untuk Obligasi ini adalah AA+ (idn) (Double A Plus). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang tahun 2023 adalah 107 emisi dari 58 emiten senilai Rp 117,80 triliun. Dengan pencatatan tersebut maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 542 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp 462,74 triliun dan US$ 72,987 juta, diterbitkan oleh 128 emiten.
Baca Juga
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai nominal Rp 5.536,74 triliun dan US$ 486,11 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp3,38 triliun.
Sementara pencatatan saham, terjadi Pada Kamis (7/12/2023), PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan BEI. SURI adalah perusahaan tercatat ke-79 yang tercatat di BEI pada 2023. SURI bergerak pada sektor Kesehatan dengan subindustri Penyedia & Distribusi Perlengkapan Kesehatan.

