IHSG Menguat 0,30% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp 10.688 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Aktivitas perdagangan pasar saham berlangsung semarak sepanjang pekan ini, periode 6-10 November 2023. Tercermin dari angka rata-rata nilai transaksi harian saham, yang meningkat sebesar 16,60% menjadi Rp 12,77 triliun dari Rp 10,95 triliun pada pekan sebelumnya.
Aneka sentimen mendorong semaraknya perdagangan, terutama terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,94% yoy per kuartal III-2023. Meski lebih rendah dari kuartal sebelumnya, ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi dari negara-negara di kawasan seperti Malaysia, Singapura bahkan Cina.
Pasar juga mencermati pergerakan bursa utama dunia yang fluktuatif karena sentimen harga komoditas terutama minyak. Begitu pula dengan sentimen pidato Gubernur The Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell pada pembukaan diskusi panel konferensi Dana Moneter Internasional (IMF), Kamis waktu setempat (9/11/2023) di Washington.
Powell menyebut, pihaknya akan terus bertindak hati-hati, dan tidak ragu menaikkan suku bunga jika diperlukan untuk mengendalikan inflasi.
Baca Juga
Harga Minyak Naik Hampir 2%, Namun Diperkirakan Turun Pekan Depan
Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sebesar 0,30% menjadi 6.809,263 dari level 6.788,850 pada penutupan pekan yang lalu.
Penguatan IHSG sejalan dengan kapitalisasi pasar saham bursa pekan ini, yang meningkat sebesar 1,28% menjadi Rp 10.688 triliun dari Rp 10.553 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca Juga
Emiten Kapal Tommy Soeharto (HUMI) Sewa Kapal Tanker Milik Korindo
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmadi mengatakan, tidak semua indikator perdagangan menguat, diantaranya rata-rata frekuensi transaksi harian saham yang menurun sebesar 11,36% menjadi 1.115.185 kali transaksi dari 1.258.036 pada sepekan yang lalu.
‘’Rata-rata volume transaksi harian saham juga turun sebesar 16,34% menjadi 19,11 miliar lembar saham dari 22,84 miliar lembar saham pada sepekan yang lalu,’’ ujarnya dalam ulasan yang dikutip, Sabtu (11/11/2023).
Adapun aktivitas investor asing, BEI menyebut, pada perdagangan Jumat kemarin (10/11/2023), asing mencatatkan nilai jual bersih saham sebesar Rp 705,32 miliar, dan sepanjang tahun 2023 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih saham sebesar Rp 16,19 triliun.

