Dalam Tiga Hari Melesat 26,71%, Target Saham Bank Jago (ARTO) Ternyata Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Jago Tbk (ARTO) kembali melanjutkan penguatan harga mendekati level Rp 2.000 pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/11/2023).
Berdasarkan data BEI, saham ARTO melesat Rp 145 (8,06%) menjadi Rp 1.945. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 1.840-1.975. Dengan demikian, saham ARTO telah menguat dalam tiga hari transaksi bursa.
Baca Juga
Inisiatif Pertumbuhan CASA Dongkrak Prospek Bank Jago (ARTO)
Penguatan harga saham ARTO melampaui penguatan harga saham bank digital lainnya, yaitu saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) naik Rp 5 (0,38%) menjadi Rp 1315, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) menguat Rp 6 (2,56%) menjadi Rp 240, dan PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) naik Rp 4 (1,67%) menjadi Rp 244.
Berdasarkan data, saham ARTO telah mencatatkan penguatan harga dalam tiga hari transaksi terakhir setelah mencapai level terendah Rp 1.535 pada 1 November 2023. Saham ARTO telah melesat dari level Rp 1.535 menjadi Rp 1.945 dalam tiga hari transaksi atau mencapai 26,71%.
Baca Juga
IHSG Ditutup Melesat 1,33%, Saham RICY hingga CUAN Melambung
Terkait prospek saham Bank Jago (ARTO), analis Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat dan Boby Kristanto Chandra mengatakan, pertumbuhan CASA Bank Jago terlihat menggembirakan pada kuartal III-2023 dan diprediksi terus bertambah setelah diluncurkan GoPay Tabungan by Jago.
“Dengan kondisi makro yang masih volatil dan persaingan e-commerce yang ketat, mendiversifikasi kemitraan untuk menjangkau secara langsung konsumen akan lebih penting untuk dapat mendongkrak pertumbuhan kredit hingga mencapai skala menguntungkan ke depan,” terangnya.
Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan beli saham ARTO dengan target harga Rp 2.000.
Baca Juga
Saham GOTO Lagi-lagi Melesat, Target Harganya Ternyata masih Tinggi
Pandangan positif senada terhadap Bank Jago diberikan Analis Ciptadana Sekuritas Erni Marsella Siahaan. Menurut dia, Bank Jago menunjukkan pertumbuhan total simpanan mengesankan hingga September 2023. Bahkan, sejak peluncuran Gopay Tabungan, tingkat pertumbuhan jumlah nasabah tumbuh pesat, meski data resminya baru dirilis pada kuartal mendatang.
“Hal paling positif dari performa Bank Jago hingga kuartal III-2023 adalah pertumbuhan tabungan yang sangat mengesankan mencapai 61%, giro melesat 44%, dan pertumbuhan deposito melambat menjadi 16,8%,” tulisnya riset Ciptadana tersebut.
Ciptadana Sekurtias juga memberikan pandangan positif terhadap keberhasilan perseroan menekan NPL gross dari 1,2% pada kuartal II-2023 menjadi hanya 1,1% pada kuartal III-2023. Biaya kredit juga berhasil ditekan dari 4,7% menjadi 3,1% pada kuartal III-2023. Berbagai faktor tersebut mendorong Ciptadana Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham ARTO dengan target harga Rp 2.800 per saham.

