Electrum, Perusahaan Patungan GOTO dan TOBA Rilis Molis Baru Pekan Ini
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan patungan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), Electrum mengumumkan rencana peluncuran motor listrik (molis) baru, beserta infrastruktur pendukungnya.
Kabar ini terungkap dari undangan Media Gathering yang diterima investortrust.id, Senin (6/11/2023).
“Didesain oleh desainer dan engineer lokal, motor listrik besutan Electrum akan menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia akan motor listrik yang nyaman dengan performa mumpuni,” terang Corporate Communication Electrum Silvia Caroline dalam undangan tersebut.
Electrum merupakan perusahaan teknologi yang berfokus pada pengembangan infrastruktur ekosistem kendaraan listrik. Peluncuran produk dimaksud pun rencananya diselenggarakan pada Kamis (9/11/2023) di Bale Nusa, Jakarta Selatan.
Baca Juga
Dalam kesempatan yang sama, Electrum juga akan mengumumkan kerja sama strategis terbaru, salah satunya perluasan pilot project motor listrik bersama Grup GoTo yang akan menggunakan motor terbaru.
“Ini bentuk upaya perusahaan menunjukkan komitmen akselerasi ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif,” sambung Silvia.
Akan hadir dalam acara tersebut, jajaran komisaris dan direksi Electrum, desainer dan insinyur lokal perancang motor listrik terbaru Electrum, serta sejumlah perwakilan manajemen Grup GoTo.
Sebelumnya, beberapa analis saham menjagokan perusahaan-perusahaan terbuka yang turut andil dalam pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle). Deretan saham yang bergelut di ekosistem bisnis EV dipercaya makin prospektif berkat perubahan regulasi subsidi molis oleh pemerintah.
Baca Juga
Menkeu Sebut Insentif Properti Sasar Pemilik Tabungan di Atas Rp 500 Juta
Melalui Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) yang baru tentang EV, potongan harga Rp 7 juta untuk pembelian molis berbasis baterai bisa didapat dengan syarat satu unit per nomor induk kependudukan (NIK).
Mirae Asset Sekuritas pun mengungkap sederet saham di lingkaran bisnis EV yang akan mendapat berkah perubahan regulasi pemerintah tersebut. Harga saham dua emiten yang punya bisnis patungan perakitan molis Electrum, yakni GOTO dan TOBA diperkirakan masing-masing bisa naik menjadi Rp 151 dan Rp 378 dalam jangka menengah-panjang.
“GOTO buy jika menembus harga Rp 100, sedangkan TOBA disarankan hold,” ujar Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta beberapa waktu lalu.
Senada, Analis Saham Henan Putihrai Sekuritas Ezaridho Ibnutama mengamini, syarat subsidi molis berbasis baterai menggunakan KTP jadi katalis baru untuk saham-saham seperti GOTO dan TOBA. Namun dia memandang, masih ada keterbatasan ekosistem yang membuat masyarakat enggan membeli EV, salah satunya adalah daya listrik perumahan.
Meski pengisian daya molis bisa dilakukan di rumah, Eza meyakini mayoritas kapasitas listrik perumahan tidak mencukupi. Kalau pun mencukupi, dia ragu bila listrik dalam baterai bisa untuk jarak jauh dalam aktivitas sehari-hari seperti ke kantor. (CR-10)

