Komisaris dan Direktur Kompak Tambah Saham AKR Corporindo (AKRA), Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – Pengendali Haryanto Adikoesoemo dan Soegiarto Adikoesoemo terpantau kembali menambahk kepemilikan saham di perusahaan yang dikendalikan dan dipimpinnya, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
Direktur dan Corporate Secretary AKRA Suresh Vembu dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (22/10/2023), menyebutkan, Seogiarto Adikoesoemo yang juga bertindak sebagai pemegang saham pengendali dan komisaris perseroan membeli sebanyak 241 ribu saham AKRA dengan harga pelaksanaan Rp 1.460 per saham. Aksi tersebut dilaksanakan pada 13 Oktober 2023.
Baca Juga
Dengan pembelian tersebut, total saham AKRA yang dimiliki Seogiarto kini bertambah dari 100,363 juta saham menjadi 100,604 juta saham atau menjadi 0,501%. “Tujuan transaksi untuk investasi dan status kepemilikan langsung,” tulis keterbukann informasinya.
Aksi serupa juga dilakukan Haryanto Adikoesoemo, direktur dan pengendali AKR Corporindo, membeli sebanyak 301.200 saham AKRA dengan harga pelaksanaan Rp 1.442,49 pada 12 Oktober 2023. Pembelian tersebut menjadikan total sahamnya bertambah dari 192,379 juta menjadi 192,680 juta saham AKRA.
“Pembelian tersebut bertujuan untuk transaksi dengan status kepemilikan saham langung,” tulisnya.
Baca Juga
Pendapatan Berulang akan Bertambah, Valuasi Saham AKR Corporindo (AKRA) Menarik
Sebelumnya, PT Arthakencana Rayatama memborong saham AKRA di pasar. Aksi borong tersebut memperkuat posisi Arthakencana sebagai pengendali. Arthakencana Rayatama dalam penjelasan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan bahwa pengendali ini membeli sebanyak 6,32 juta saham AKRA dengan harga pelaksanaan bervariasi. Sebanyak 3,85 juta saham AKRA dibeli dengan harga Rp 1.297,59 atau senilai Rp 4,99 miliar pada 18 Agustus.
Arthakencana Rayatama membeli sebanyak 2,47 juta saham AKRA dengan harga pelaksanaan Rp 1.290 atau setara dengan Rp 3,18 miliar pada 21 Agustus 2023. Pembelian tersebut menjadikan kepemilikan Arthakencana bertambah menjadi 11,99 miliar saham atau setara dengan 59,74% saham AKRA.

