IHSG Naik Tipis, Tapi Keenam Saham Berikut Melesat hingga ARA
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/10/2023), ditutup naik tipis 3,4 poin (0,05%) menjadi 6.935,15. IHSG bergerak di zona hijau sepanjang hari dalam rentang 6.931-6.986.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, yaitu infrastruktur hingga 3,76%, sektor kesehatan 0,52%, sektor konsumer primer 0,68%, sektor property 0,37%, dan sektor keuangan 0,40%.
Baca Juga
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor material dasar 1,40%, sektor energimelemah 0,90%, sektor non primer 0,71%, dan sektor industry 0,27%.
Saat IHSG menguat, kedua ketujuh saham ini berhasil naik hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Primarindo Asia Infrastructre Tbk (BIMA) melesat ARA hingga Rp 32 (34,78%) menjadi Rp 124, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) naik Rp 19 (34,55%) menjadi Rp 74, PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) naik Rp 62 (34,07%) menjadi Rp 244, dan PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) menguat Rp 63 (34,05%) menjadi Rp 248.
Lompatan harga juga melanda saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) naik Rp 375 (24,75%) menjadi Rp 1.890 dan PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik Rp 185 (24,67%) menjadi Rp 935.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) naik Rp 31 (33,70%) menjadi Rp 123, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) menguat Rp 16 (29,09%) menjadi Rp 71, dan PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) menguat Rp 51 (27,57%) menjadi Rp 236.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), PT Koka Indonesia Tbk (KOKA), PT Logisticsplus International Tbk (LOPI), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), dan dan PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI).
