Adaro Energy (ADRO) Bagikan Dividen Interim US$ 400 Juta, Simak Jadwal Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menetapkan pembagian dividen interim tahun buku 2023 senilai US$ 400 juta. Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham pada 12 Januari 2024.
Manajemen Adaro (ADRO) dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/12/2023), menyebutkan bahwa pembagian dividen tersebut sesuai dengan Keputusan direksi dan telah disetujui dewan komisaris pesreroan pada 14 Desember 2023.
Baca Juga
IHSG Anjlok 71 Poin, Tapi Saham Kesehatan Dipimpin KAEF dan IRRA Cetak ARA
Pembagian dividen tersebut didasarkan raihan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$ 1,21 miliar hingga September 2023. Sedangkan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya senilai US$ 5,13 miliar dan total ekuitas sebanyak US$ 7,41 miliar.
Hingga September 2023, Adaro (ADRO) membukukan pendapatan usaha senilai US$ 4,98 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 5,91 miliar. Sedangkan laba perioer berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari US$ 1,90 miliar menjadi US$ 1,21 miliar.
Sebelumnya, Tim riset RHB Sekuritas menyebutkan bahwa Adaro Energy (ADRO) menyimpan potensi pertumbuhan dalam jangka panjang, seiring dengan massifnya diversifikasi bisnis. Sejumlah iniasiatif bisnis tersebut diharapkan menjadi bantalan di tengah penurunan harga komoditas batu bara.
Diversifikasi bisnis yang tengah gencar dilakukan Adaro akan menjadi membantu performa kinerja keuangan tetap solid, meskipun harga batu bara global cenderung melemah. Diversifikasi tersebut juga berpotensi memperkuat nilai ESG perseroan dalam jangka panjang.
Baca Juga
Diversifikasi Kekuatan Baru Adaro (ADRO), Begini Prospek Sahamnya
Beberapa ekspansi yang diharapkan menjadi sumber penopang pertumbuhan keuangan ke depan adalah ekspansi bisnis aluminium dengan target produksi sebanyak 500 ribu ton pada 2025. Perseroan juga tengah mengembangkan pembangkit listrik ramah lingkungan.
Perseroan juga sudah berinvestasi pada sektor utilitas pembangkit listrik tenaga panas bumi, pembangkit listrik surya, hingga pembangkit listrik tenaga angin. Perseroan juga mengembangkan pembangkit listrik energi terbarukan lainnya.

