Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso Mundur dari Komisaris Ancol (PJAA)
JAKARTA, investortrust.id – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mengumumkan pengunduran diri mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso sebagai Komisaris Perseroan
Manajemen PJAA menyampaikan kabar pengunduran diri Sutiyoso pada laman resmi Perseroan, Senin, (16/10/2023).
“Pada tanggal 13 Oktober 2023, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Sutiyoso selaku Komisaris Perseroan. Atas penerimaan surat permohonan pengunduran diri tersebut, untuk selanjutnya Perseroan akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian pengumuman resmi PJAA.
Sebagai catatan, Sutiyoso didapuk sebagai Komisaris PJAA dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada Agustus 2022 lalu. Saat itu, Sutiyoso diangpat bersama dengan Geisz Chalifah yang telah lebih dulu mengisi posisi yang sama.
Selain pengangkatan komisaris, RUPS juga memutuskan merombak jajaran Direksi PJAA yang dipimpin oleh Winarto sebagai direktur utama. Posisi direktur lainnya dipegang Daniel Nainggolan, Eddy Prastiyo, dan Cahyo Prakoso.
Terkait kinerja, emiten pengelola kawasan terpadu properti dan wisata di Indonesia tersebut tercatat meraup laba bersih Rp170.8 miliar per 30 September 2023. Angka tersebut menunjukan pertumbuhan 130% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 74 miliar.
Laba per saham dasar naik 133% ke posisi Rp107 dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 46.
Pendapatan bersih tercatat Rp 902.6 miliar, meningkat 43% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 630.4 miliar.
Winarto mengatakan, peningkatan ini dapat dicapai terutama karena semakin pulihnya kondisi industri pariwisata sejak berakhirnya pandemi Covid-19, secara langsung ditunjukkan dengan lonjakan pengunjung kawasan wisata Ancol Taman Impian mencapai lebih dari 8,1 juta orang sampai dengan kuartal tiga tahun 2023.
Dikatakan, tren peningkatan sektor usaha wisata ini sangat membahagiakan, kami telah belajar banyak dari peristiwa pandemi, dimana dalam kondisi sulit sepanjang tahun 2022 Ancol telah bisa mencatatkan laba dengan pencapaian pengunjung 7,8 juta orang.
"Ini terus menjadi daya lecut kami untuk terus berupaya lebih keras dan cermat guna percepatan mengejar pemulihan bisnis seperti kondisi sebelum pandemi, di mana kawasan wisata Ancol pada tahun 2019 telah mencatatkan kunjungan 18,9 juta orang, untuk itu berbagai strategi inovasi dan konten telah kami siapkan,” papar Winarto.

