Saatnya Akumulasi Saham Ciputra (CTRA), Sekuritas Ini Beberkan Alasannya
JAKARTA, investortrust.id – PT Ciputra Development Tbk (CTRA) membukukan penjualan market (marketing sales) senilai Rp 3,3 triliun sepanjang kuartal I-2023. Realisasi tersebut tumbuh solid dan di atas ekspektasi.
Sedangkan penurunan harga saham CTRA dalam beberapa pekan terakhir dipengaruhi pandangan investor terhadap kemungkinan Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, seiring penurunan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS).
Baca Juga
Target Marketing Sales dan Kinerja Ciputra (CTRA) Direvisi Naik, Bagaimana Sahamnya?
Dengan penjualan marketing sales yang solid, Trimegah Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham CTRA dengan target harga Rp 1.615. Target tersebut merefleksikan diskon mencapai 52% terhadap target nilai aktiva bersih (RNAV) perseroan tahun 2024.
“Kami menyukai saham CTRA didukung oulook pertumbuhan marketing sales yang kuat, peluang peningkatan laba bersih yang kuat , dan didukung posisi kas bersih,” tulis analis Trimegah Sekuritas Kharel Devin Fielim dan Alberto Jonas Kusuma dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, pekan lalu.
Terkait penurunan harga saham CTRA sepanjang April 2024 berjalan dari Rp 1.300 menjadi Rp 1.110 pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Trimegah Sekuritas menyebutkan, dipengaruhi sentiment peluang kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI) setelah rupiah anjlok terhadap dollar AS.
Baca Juga
Sektor Properti Dinilai 'Overweight', Analis Jagokan Saham CTRA
Sentimen tersebut, terang dia, hanya bersifat sementara. Apalagi Ciputra (CTRA) diprediksi mampu untuk merealisasikan target penjualan marketing properti tahun ini. “Penurunan harga saham CTRA dalam beberapa hari terakhir menjadi kesempatan untuk mengakumulasi CTRA didukung prospek pertumbuhan kuat kinerja ke depan,” tulisnya.
Prospek kuat kinerja didukung keberhasilan perseroan membukukan marketing sales sebanyak Rp 3,3 triliun kuartal I-2024 atau naik 36%, dibandingkan kuartal akhir 2023 dan turun 4% dari kuartal I-2023. Marketing sales tersebut sudah sesuai target atau merefleksikan 30% dari target.
Pertumbuhan marketing sales perseroan diestimasi berlanjut sampai akhir tahun, seiring dengan peluncuran beberapa proyek properti baru tahun ini, seperti Citraland Sampali KDM di Medan dan Citraland Tanjung Morawa KDM.

