Proses Delisting Emiten Tol Grup Salim (META) Rampung April 2024, Ini Jadwal Lengkapnya
JAKARTA, investortrust.id – Emiten jalan tol Grup Salim, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) mulai melakukan proses go private dan voluntary delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Proses ini berlangsung sejak 3 November 2023 dan dijadwalkan rampung pada April 2024.
Corporate Communication & CSR PT Nusantara Infrastructure Tbk, Indah D.P. Pertiwi, mengatakan, aksi korporasi ini bertujuan memperkuat fundamental dan menjaga kestabilan bisnis serta keuangan grup perusahaan di berbagai sektor yang digeluti.
Selain itu, kata Indah, terdapat rencana pengembangan di anak usaha sektor jalan tol yang membutuhkan pendanaan besar (capital intensive), dan karakteristik usaha tersebut membutuhkan periode yang lama untuk menghasilkan imbal balik investasi (return on investment). Hal itu dinilai menyebabkan akan menambah jangka waktu lebih panjang lagi untuk dapat memberikan dividen kepada pemegang sahamnya.
“Sesuai dengan Keterbukaan Informasi pada tanggal 10 November 2023 betul perusahaan berencana akan Go Private, namun rencana ini perlu mendapat persetujuan terlebih dahulu dari pemegang saham melalui RUPSLB yang akan segera diselenggarakan,” papar Indah dalam keterangan resmi yang diterima redaksi Investortrust. Jumat malam (10/11/2023).
Baca Juga
Emiten Sawit TP Rachmat (TPAG) Terima Fasilitas Pinjaman Rp 1,32 Triliun
Terkait dengan rencana aksi korporasi ini, Manajemen Perusahaan akan meminta persetujuan dari para Pemegang Saham Independen terlebih dahulu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 19 Desember 2023 mendatang.
Indah menambahkan, pihaknya mengikuti regulasi yang telah ditetapkan, nantinya setelah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham independen pada RUPLSB mendatang, maka informasi seperti harga buy back serta mekanismenya akan disampaikan kemudian. ‘’Sehingga untuk saat ini informasi tersebut belum dapat di-disclose,” urainya.
Melanjutkan rencana tersebut, META mengumumkan jadwal go private dan delisting dari BEI melalui keterbukaan informasi yang disampaikan, Senin (13/11/2023) sebagai berikut:
Baca Juga
Ajukan Rencana Go Private, Saham Nusantara Infrastructure (META) Disuspensi BEI
1. Penyampaian pemberitahuan agenda RUPSLB kepada OJK: 3 November 2023
2. Penyampaian Permohonan Suspensi Perdagangan Saham Perseroan: 7 November 2023
3. Pengumuman BEI atas Penghentian Sementara Perdagangan Saham Perseroan di BEI: 7 November 2023
4. Pengumuman pada situs web BEI dan situs web Perseroan mengenai rencana untuk mengadakan RUPSLB: 10 November 2023
5. Pengumuman pada situs web BEI dan situs web Perseroan mengenai Keterbukaan Informasi Kepada Pemegang Saham kepada Pemegang Saham: 10 November 2023
6. Recording Date untuk menentukan Pemegang Saham yang berhak menghadiri dan memberikan suara dalam RUPSLB: 24 November 2023
7. Pengumuman pada situs web BEI dan situs web Perseroan Pemanggilan untuk menghadiri RUPSLB: 27 November 2023
8. RUPSLB: 19 Desember 2023
9. Pengumuman pada situs web BEI dan situs web Perseroan serta di surat kabar mengenai hasil RUPSLB: 21 Desember 2023
9. Penyampaian dokumen-dokumen terkait dengan Pernyataan Penawaran Tender kepada OJK, BEI dan Perseroan: 22 Desember 2023.
10. Pengumuman dalam dua surat kabar harian mengenai Rencana Penawaran Tender: 22 Desember 2023
11. Perkiraan tanggal efektif Pernyataan Penawaran Tender dari OJK: 5 Januari 2024
12. Perkiraan tanggal pengumuman dalam dua surat kabar harian mengenai perbaikan terhadap Pernyataan Penawaran Tender (jika ada): 9 Januari 2024.
13. Perkiraan Periode Penawaran Tender 10 Januari 2024: 9 Februari 2024
14. Perkiraan tanggal pembayaran: 21 Februari 2024
15. Laporan Hasil Penawaran Tender kepada OJK: 28 Februari 2024
16. Perkiraan persetujuan Menteri Hukum dan HAM atas perubahan anggaran dasar Perseroan: 6 Maret 2024
17. Perkiraan permohonan pencabutan efektifnya Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Efek bersifat ekuitas atau Pernyataan Pendaftaran Perusahaan Publik kepada Otoritas Jasa Keuangan: 13 Maret 2024
18. Perkiraan OJK mencabut efektifnya Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Efek bersifat ekuitas dan/atau Pernyataan Pendaftaran Perusahaan Publik: 27 Maret 2024
19. Perkiraan BEI membatalkan pencatatan: Efek 17 April 2024
20. Perkiraan KSEI membatalkan penitipan kolektif: 17 April 2024

