IHSG Ditutup Turun Tipis, Cek Lima Saham Tercuan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (21/2/2024), ditutup hanya turun tipis 3,58 poin (0,05%) menjadi 7.349,02. Padahal akhir sesi I, IHSG sempat anjlok hingga 51 poin (0,69%) menjadi 7.301,91.
Penurunan IHSG hari ini dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 1,08%, sektor material dasar 1,05%, sektor konsumern non primer 0,57%, sektor keuangan 0,15%, dan sektor properti 0,34%.
Baca Juga
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor konsumer primer 1,96%, sektor kesehatan 1,04%, sektor infrastruktur 0,21%, dan sekteor energi 0,30%.
BEI juga mencatatkan lima saham ini cetak penguatan pesat, yaitu saham PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) melesat Rp 31 (27,19%) menjadi Rp 145, PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) naik Rp 33 (25,38%) menjadi Rp 163, PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) naik Rp 16 (21,92%) menjadi Rp 89, PT Indo Rama Synthetics Tbk (INDR) naik Rp 660 (20,50%) menjadi Rp 3.880, dan PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) melesat Rp 115 (18,25%) menjadi Rp 745.
Baca Juga
Prospek Jangka Panjang Kuat, Begini Rekomendasi dan Target Harga Arwana (ARNA)
Sebaliknya pelemahan melanda saham berikut, yaitu saham PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), PT Easparc Hotel Tbk (EAST), PT Ifishdeco Tbk (IFSH), dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID).
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 55,9 poin (0,77%) menjadi 7.352,60. Pemodal asing kembali melanjutkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,40 triliun dengan saham yang diborong PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 529,10 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 480,92 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 205,5 miliar.

