Waskita Karya (WSKT) Raih Fasilitas Kredit Sindikasi Rp 3,40 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) meraih fasilitas kredit sindikasi sebesar Rp 3,40 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau (SMI).
Fasilitas kredit sindikasi ini diperoleh WSKT melalui PT Trans Jabar Toll (TJT). Nama terakhir merupakan anak perusahaan PT Waskita Toll Road (WTR) dengan kepemilikan saham sebesar 74,99%. WTR sendiri merupakan anak perusahaan WSKT dengan kepemilikan saham sebesar 92,53%.
Sekretaris Perusahaan PT Waskita Karya Tbk Emmy Puspa Yunita menjelaskan, para pihak yang bertransaksi telah menandatangani Perjanjian Kredit Sindikasi pada tanggal 29 Januari 2024.
Baca Juga
“Perjanjian Kredit Sindikasi ini dilakukan dalam rangka refinancing shareholder loan dari SMI selaku pemegang 25% saham TJT, sehubungan dengan pelunasan fasilitas pinjaman eksisting TJT, dan sebagai pembiayaan untuk pembangunan proyek jalan tol Ciawi-Sukabumi Seksi III,’’ ulas Emmy dikutip dari keterbukaan informasi yang dilansir, Rabu (31/01/2024).
Lebih lanjut dikatakan dengan adanya fasilitas kredit tersebut diharapkan dapat memperbaiki kondisi keuangan TJT dan akan memperkuat modal kerja pembangunan proyek jalan tol Ciawi-Sukabumi Seksi III.
“Transaksi yang dilakukan merupakan transaksi afiliasi karena karena WTR merupakan anak perusahaan Perseroan, dan TJT merupakan anak perusahaan dari WTR serta Perseroan, BRI dan SMI dikendalikan oleh pemerintah,’’ ujarnya.
Baca Juga
WSKT Catat Kontrak Baru Rp 12 Triliun, Restrukturisasi Utang Fokus Utama
Disebutkan fasilitas pinjaman sindikasi ini mencerminkan 24% dari ekuitas WSKT yang tercatat Rp 14,24 triliun berdasarkan laporan Keuangan Konsolidasian Audited Perseroan 2022, dan nilai transaksi ini adalah 14% dari ekuitas WTR sebesar Rp 24,74 triliun sebagaimana terlihat dari Laporan konsolidasi WTR untuk tahun yang berakhir pada 2022.
“Dapat kami sampaikan bahwa laporan keuangan audited untuk tahun yang berakhir pada 2023, baik Perseroan maupun WTR sedang dalam proses,’’ pungkasnya.

