Sssttt...! Lo Kheng Hong Bocorkan Saham Wonderful Company yang Bisa Di-hold Seumur Hidup
JAKARTA, investortrust.id - Lo Kheng Hong membocorkan sejumlah saham emiten yang bisa dikoleksi atau di-hold seumur hidup. Namun, ia wanti-wanti berpesan, saham yang bisa dikempit sepanjang hayat harus benar-benar saham wonderful company alias saham emiten yang memiliki fundamental jempolan.
Investor berjuluk Warren Buffett Indonesia itu pun membocorkan nama-nama saham wonderful company yang ia maksud, di antaranya saham NISP (PT Bank OCBC NISP Tbk) dan BBCA (PT Bank Central Asia Tbk). Berdasarkan laporan keuangan tahunan emiten tersebut, Lo Kheng Hong tercatat sebagai pemegang saham individu dengan total nilai Rp 250-350 miliar.
“Coba dilihat di annual report-nya, ada nama saya. Saya mau lihat, apakah company ini bisa grow dan bisa forever. Mungkin itu juga bisa saya pegang forever,” tutur Lo Kheng Hong saat menjadi pembicara pada Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2023 di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (26/10/2023).
Lo mengutip kredo Warren Buffett yang sangat ikonik, "Our favorite holding period is forever." Mengacu kredo tersebut, investor bisa memiliki suatu saham emiten seumur hidup, asalkan emiten bersangkutan bukan emiten kaleng-kaleng, melainkan emiten berfundamental kuat, sehat, dan sangat prospektif.
Baca Juga
Lo Kheng Hong pun mengaku punya saham yang telah di-hold selama 19 tahun karena belum mencapai harga wajar. “Memang ada saham yang boleh dipegang seumur hidup. Tapi harus dipastikan bahwa itu saham wonderful company,” ujar dia.
Saham Emiten Batu Bara
Lo Kheng Hong yang juga kerap dipanggil LKH, menambahkan, selain saham NISP dan BBCA, saham sejumlah emiten batu bara masuk kategori wonderful company yang bisa dikempit seumur hidup. "Saham batu bara masuk juga," kata dia.
Namun, Lo tidak merinci alasan mengapa emiten-emiten batu bara masuk kategori wonderful company yang sahamnya bisa di-hold seumur hidup dalam kaitannya dengan isu energi berkelanjutan. Para pebisnis dan masyarakat global kini lebih concern ke perusahaan-perusahaan yang mengedepankan prinsip environmental, social, and governance (ESG).
Baca Juga
Kisah Lo Kheng Hong: Bermula dari Klerek Bank, Menjelma Jadi Investor Tajir
Lo Kheng Hong mengakui, ia adalah penggemar setia saham BBCA yang dalam 23 tahun memberikan keuntungan (capital gain) sebesar 26.000%.
"Pokoknya, syarat saham yang dapat dipegang secara forever atau long-term adalah wonderful company atau memiliki kinerja yang baik. Boleh dipegang seumur hidup, syaratnya harus wonderful company," tandas dia.
Terhadap saham yang tidak masuk kategori wonderful company, Lo Kheng Hong menganjurkan agar investor menjualnya saat harga saham tersebut naik ke level yang dianggap menguntungkan.
"Kalau nggak wonderful company, ya seperti beli Mercy harga Bajaj. Saat harga menjadi Mercy, ya saya jual aja, nggak saya pegang forever,” tegas dia. (CR-4)

