Tambah Kapal, Laba Emiten Pelayanan (ELPI) Lompat 83% Jadi Rp 152,43 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) merangkum laba bersih tahun berjalan Rp 152,43 miliar per kuartal III-2023, menanjak 83,36% secara year on year (yoy) dari Rp 83,13 miliar pada periode yang sama tahun 2022.
Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan Perseroan tertera, jumlah pendapatan yang diperoleh naik 76,77% menjadi Rp 860 miliar per kuartal III-2023 dari Rp 457,39 miliar pada periode yang sama tahun 2022.
Kenaikan pendapatan membuat beban pokok pendapatan melonjak menjadi Rp 616,14 miliar dibanding Rp 325,81 miliar. Alhasil laba kotor yang dibukukan tumbuh 44,32% yoy menjadi Rp 189,90, dari Rp 131,58 periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga
Kuartal III-2023, Pendapatan Premi Asuransi Terkikis 1,57% Jadi Rp 228,51 Triliun
Dari sisi neraca, perseroan memiliki total aset Rp 2,32 triliun per kuartal III-2023, naik hingga 20,17% dari Rp 1,93 triliun pada Desember 2022.
Sedangkan jumlah ekuitas mencapai Rp 1,85 triliun naik dibanding 6 bulan lalu yang masih berada di angka Rp 1,69 triliun.
Jumlah liabilitas tercatat naik tajam sebesar 92,29% menjadi Rp 467,02 miliar dibanding periode 31 Desember 2023 Rp 242,88 miliar.
Baca Juga
Cetak Laba Bersih Rp 1,14 Triliun, Saham Avia Avian (AVIA) Malah Turun
Sekretaris Perusahaan ELPI, Wawan Heri Purnomo, menjelaskan, kenaikan aset disebabkan karena adanya pembelian kapal Mother Vessel pada Entitas Anak yaitu PT Samudra Luas Sejahtera Abadi sebesar 161,82 miliar.
‘’Disisi lain kenaikan juga disebabkan oleh pembangunan kapal baru yang saat ini masih berjalan pada Entitas Anak yaitu PT ELPI Nusantara Armada senilai Rp 14,54 miliar sampai dengan Periode Pelaporan 30 September 2023,’’ paparnya dalam keterangan tertulis yang dikutip, Senin (30/10/2023).
Adapun terkait lonjakan kewajiban, Perseroan melaporkan kenaikan utang group yang disebabkan karena fasilitas pinjaman yang diberikan PT Bank OCBC NISP Tbk kepada Entitas Anak yaitu PT ELPI Nusantara Armada dan PT Samudra Luas Sejahtera Abadi masing-masing sebesar Rp 103,70 miliar dan Rp 134,57 miliar sampai dengan Periode Pelaporan 30 September 2023.

