Adhi Karya (ADHI) Bayar Lunas Obligasi Rp 289,6 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten konstruksi pelat merah, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) melunasi pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan III ADHI Tahap I Tahun 2020 senilai Rp 289,6 miliar.
Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya Tbk, Farid Budiyanto, mengatakan, obligasi tersebut tercatat jatuh tempo pada 18 November 2023. ‘’Sesuai pengumuman Bursa pada 20 November 2023 maka efek tersebut sudah tidak dapat diperdagangkan lagi melalui Bursa Efek Indonesia,’’ ujarnya dalam keterbukaan informasi yang dilansir, Selasa (21/11/2023).
Dikatakan Farid, sumber dana yang digunakan untuk pembayaran obligasi tersebut berasal dari kas internal Perusahaan.
Baca Juga
‘’Kegiatan pemenuhan pembayaran obligasi ini merupakan bukti tanggung jawab ADHI kepada para pemegang obligasi dalam melunasi surat hutang secara tepat waktu dan tepat jumlah serta dalam rangka melakukan optimalisasi kinerja ADHI,’’ imbuhnya.
Hingga semester I-2023, ADHI membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 12,41 miliar, naik 21,31% dari periode yang sama tahun 2022.
Baca Juga
PDPP Bagikan Saham Bonus Rp 46,87 Miliar, Cek Jadwal Penting Ini
Sedangkan pendapatan usaha ADHI tercatat 0,45% mencapai Rp 6,35 triliun per semester I-2023. Pendapatan usaha ADHI ditopang segmen investasi dan konsesi yang naik 45,82% secara tahunan atau dari Rp 273,36 miliar menjadi Rp 398,62 miliar.
Sektor manufaktur tercatat tumbuh 21,05% menjadi Rp 454,96 miliar. Pendapatan lainnya dari segmen properti dan pelayanan turut mencatat kenaikan sebesar 25,88% menjadi Rp 303,53 miliar.
Adapun segmen teknik dan konstruksi turun 1,33% secara year on year menjadi Rp 5,19 triliun pada semester I tahun ini.

