IHSG Sesi I Tumbang 0,51%, Saham STRK dan MRAT Kokoh ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (31/10/2023), ditutup turun 34,27 poin (0,51%) menjadi 6.701,62. Indeks bergerak dalam rentang 6.666,41-6.750,60 dengan nilai transaksi Rp 4,65 triliun.
Penurunan indeks dipicu atas koreksi sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor material dasar turun 1,08%, sektor konsumer non primer 0,70%, sektor keuangan 0,69%, sektor energi 0,42%, dan saham sektor teknologi 0,17%.
Baca Juga
Laba Mitratel (MTEL) Kembali Bertumbuh Dua Digit, Berikut Target Sahamnya
Sebaliknya penguatan melanda kedua sektor saham berikut, yaitu saham sektor properti 0,46% dan sektor infrastruktur 0,08%.
Meski IHSG terjerembab, kedua saham ini melesat hingga auoto reject atas (ARA) PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) naik Rp 80 (24,54%) menjadi Rp 406 dan PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) naik Rp 114 (24,46%) menjadi Rp 580.
Penguatan juga melanda saham PT Tanah Laut Tbk (INDX) naik Rp 39 (27,86%) menjadi Rp 170, PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) naik Rp 18 (25%) menjadi Rp 90, dan PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) menguat Rp 33 (17,28%) menjadi Rp 224.
Baca Juga
Ditargetkan Beroperasi April 2024, Bandara Mandina Bisa Didarati Pesawat ATR
Adapun pelemahan terdalam melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS), PT Resources Alam Indonesia Tbk (KKGI), PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), dan PT Sekar Laut Tbk (SKLT).

