Bank MNC (BABP) Rights Issue, Pengendali Tak Akan Eksekusi Haknya
JAKARTA, Investortrust.id – PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) menargetkan perolehan dana dari penambahan modal dengan hak memesan efek terelbih dahulu X (PMHMETD X) dengan target dana Rp 1,01 triliun. Perseroan akan menerbitkan sebanyak 28,57% saham baru dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Baca Juga
Manajemen Bank MNC dalam prospektus yang diterbitkan, Rabu (25/10/2023) menyebutkan, perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 13,50 miliar saham BABP dengan harga pelaksanaan Rp 75 per saha, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 1,01 triliun.
Sedangkan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) selaku pemegang saham pengendali tidak akan melaksanakan haknya dalam HMETD kali ini. “Berdasarkan surat pernyataan MNC Kapital pada 20 Oktober, pemegang saham utama perseroan tersebut menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilik dan tidak akan mengalihkan kepada pihak lain,” tulisnya dalam prospectus tersebut.
Baca Juga
Berdasarkan data MNC Kapital Indonesia bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan sebanyak 52,37% saham BABP. Sisanya Winfly LTD sebanyak 13,95% dan investor pubilik sebanyak 33,65%.
Manajemen BABP menambahkan seluruh perolehan dana dari HMETD ini akan digunakan untuk pemberian kredit dengan tetap memperhatikan ketentuan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM).

